Kacamata Autofokus IXI, Bisa Otomatis Sesuaikan dengan Tingkat Rabun Pengguna
Di tengah tren smartglasses yang semakin ramai di CES, IXI memilih pendekatan berbeda. Startup asal Finlandia ini mencoba memodernisasi kacamata konvensional lewat lensa autofokus, teknologi yang nyaris belum berubah sejak era lensa progresif puluhan tahun lalu.

IXI menampilkan prototipe kacamata dengan lensa liquid crystal yang bisa berpindah fokus secara otomatis mengikuti arah pandang mata. Teknologi ini ditujukan untuk presbiopi atau rabun dekat akibat usia, yang umum dialami pengguna di atas 45 tahun. Pengguna tidak lagi perlu lensa bifokal atau progresif, karena perpindahan fokus terjadi secara instan dan alami.
Baca Juga: Vivo V70 FE, iQOO 15R, dan iQOO Z11x 5G Lolos Sertifikasi, Segera Rilis di Indonesia? • Jagat Gadget
Fokus Lensa Kacamata Tanpa Gunakan Kamera
Menariknya, sistem pelacakan mata yang dipakai tidak menggunakan kamera. IXI memanfaatkan LED dan photodiode inframerah berdaya rendah untuk membaca pergerakan dan konvergensi mata, dengan konsumsi daya hanya sekitar 4 milliwatt. Seluruh komponen elektronik disematkan di frame depan dan tangkai dekat engsel, dengan baterai kecil yang diklaim cukup untuk pemakaian seharian.
Dari sisi desain, kacamata ini tetap terlihat seperti kacamata biasa, dengan bobot yang mirip kacamata konvensional. Lensanya sangat tipis, bisa dikombinasikan dengan resep kacamata yang ada, termasuk koreksi astigmatisme. Saat daya habis pun, kacamata tetap bisa digunakan seperti kacamata normal tanpa fitur autofokus.
IXI menargetkan produk ini sebagai kacamata premium dan telah bekerja sama dengan produsen lensa Swiss, Optiswiss. Setelah proses sertifikasi medis dan persiapan produksi rampung, perusahaan menargetkan peluncuran produk pertamanya pada tahun depan.
















