realme Bakal Balik Jadi Sub-Brand OPPO?
Realme dikabarkan kembali berada di bawah naungan OPPO. Informasi ini muncul dari laporan media China, Leifeng.com, yang mengutip sumber internal OPPO.
Dalam susunan baru ini, OPPO menjadi brand utama, sementara Realme dan OnePlus berperan sebagai sub-brand pendamping. Meski begitu, Realme tetap diberi ruang untuk menjalankan strategi pemasaran sendiri. Sky Li juga tidak kehilangan perannya. Ia masih menjabat sebagai CEO dan memimpin Realme di dalam struktur OPPO.

Penyusunan ulang ini disebut bertujuan memperkuat kerja sama internal antar brand, sekaligus membuat pengelolaan sumber daya lebih rapi. OPPO juga ingin memaksimalkan ekspansi global dengan struktur yang lebih terkoordinasi.
Dampak Bagi Pengguna realme
Bagi pengguna Realme, perubahan ini tidak berdampak pada rencana produk. Semua smartphone yang sudah dijadwalkan tetap akan meluncur sesuai rencana. Realme juga akan masuk ke dalam sistem layanan purnajual Oppo, yang mencakup lebih dari 5.000 toko fisik di China.
Baca Juga: Ini Dia Smartphone Tipis Xiaomi 17 Air yang Tidak Jadi Dirilis • Jagat Gadget
Meskipun demikian, belum ada konfitmasi pernyataan resmi baik dari OPPO maupun realme dari laporan tersebuit. Jadi masih kita tunggu kabar berikutnya terkait kabar ini.
Sebagai catatan, Realme memang bukan nama baru di bawah OPPO. Brand ini pertama kali lahir sebagai sub-brand Oppo pada 2018, sebelum berdiri sendiri di tahun yang sama. Setelah BBK Electronics melakukan restrukturiasi besar-besarn pada 2023, susunan brand besar seperti OPPO, vivo, dan OnePlus mulai mengalami penyesuaian. Dan kini sepertinya babak baru untuk realme mulai ditentukan.
















