Nubia Z80 Ultra Bakal Gunakan AI OpenClaw Secara Native
Nubia baru-baru ini mengumumkan program pengujian internal baru yang dinamakan “Nubia Shrimp Farmer Program”. Program ini dirancang untuk merekrut pengguna yang ingin mencoba integrasi AI terbaru di Nubia Z80 Ultra sebelum dirilis lebih luas.
Peserta yang terpilih akan mendapatkan akses awal ke sistem OpenClaw AI yang terintegrasi langsung di smartphone tersebut. Pengujian ini diharapkan memberi masukan dari penggunaan nyata sehingga Nubia dapat menyempurnakan pengalaman AI sebelum peluncuran resmi ke publik.

Nubia menyebut Z80 Ultra sebagai smartphone pertama di dunia yang mengintegrasikan OpenClaw secara native. Berbeda dengan kebanyakan smartphone yang menjalankan AI sebagai aplikasi terpisah atau layanan cloud, sistem ini tertanam langsung di sistem operasi perangkat.
Fungsi AI OpenClaw di Smartphone Nubia
Integrasi di level sistem membuat AI dapat berinteraksi lebih dalam dengan berbagai fungsi smartphone. OpenClaw dapat mengakses aplikasi, pengaturan, hingga fitur sistem secara langsung sehingga responsnya lebih cepat dan terasa lebih alami dibanding asisten digital biasa.
Baca Juga: OPPO Find N6 Bakal Punya Aksesoris Magnetik • Jagat Gadget
Perangkat tersebut juga mendukung ClawBot scenario-based applications serta akses ke ekosistem Skills yang lebih luas. Sistem ini memungkinkan AI menjalankan berbagai tugas otomatis, termasuk bekerja lintas aplikasi dan layanan tanpa perlu banyak interaksi manual dari pengguna.
Spesifkasi Nubia Z80 Ultra
Dari sisi perangkat keras, Nubia Z80 Ultra dibekali SoC Qualcomm Snapdragon 8 Ultra generasi kelima. Smartphone ini juga punya kamera utama 50MP 35mm yang disebut “Master Eye”, menggunakan sensor 1/1,3 inci dengan teknologi DCG dual conversion gain HDR. Nubia bahkan menyediakan photography kit opsional bagi pengguna yang ingin meningkatkan kemampuan fotografi perangkat tersebut.
Di pasar China, Nubia Z80 Ultra mulai dijual dari harga 4.999 yuan, atau sekitar Rp13 jutaan. Dengan integrasi OpenClaw yang berjalan langsung di sistem operasi, smartphone ini mencoba membawa konsep AI yang tidak sekadar menjawab pertanyaan, tetapi benar-benar dapat menjalankan berbagai tugas di perangkat.


















