Review motorola razr 60: Racikan Unik! Smartphone Lipat Resmi Harga Termurah 2026?

motorola razr 60! Ya, smartphone lipat dari motorola ini hadir resmi ke Indonesia!
Ini smartphone lipat yang unik. Prosesor yang digunakan bukan “mentok kanan” seperti kebanyakan smartphone lipat lain. Cuma prosesor kelas mid range saja. Tapi, menurut kami ini justru menarik! Kenapa? Karena prosesor seperti inilah yang seharusnya cocok untuk tipe flip seperti ini.

Untuk desain, ini masih terasa khas motorola. Kamera, ini juga khas smartphone motorola dengan dukungan moto ai. Sebagai smartphone lipat tipe flip, smartphone ini juga dibekali dua buah layar, dengan cover screen 3.6” serta main screen 6.9”. Lalu, durabilitas hape lipat ini disebut lebih baik, dengan hinge baru dari titanium. Jadi, masih terbilang premium juga ya apa yang ada di motorola razr 60 ini.
OK, langsung saja, kita kupas tuntas smartphone ini!

motorola benar-benar terlihat serius ya di Indonesia. Terbukti, mereka berani membawa smartphone kelas atas mereka! motorola razr 60, ini smartphone lipat pertama yang dibawa resmi motorola ke Indonesia. Menariknya, formula yang ditawarkan hape lipat ini terasa agak beda dibandingkan dengan berbagai yang lain.
Apa formula berbeda itu bisa membuat smartphone ini menawarkan hal yang berbeda juga, misalnya harga yang lebih terjangkau? Kita akan bahas itu dalam video kali ini. Tapi, kita mulai pembahasan ini dari melihat paket penjualannya dulu.
Paket Penjualan
Isi dari paket penjualan ini adalah:

- unit smartphone
- Kabel USB A to C
- Charger 33 W
- Hard Case
- SIM Tray Ejector
- Paket Dokumen
Ada juga bonus perdana XL di dalam boks paket penjualan smartphone ini.
Desain motorola razr 60

Beralih ke desain, smartphone ini memang tidak benar-benar terlihat mirip dengan berbagai smartphone motorola yang sudah rilis resmi di Indonesia sejauh ini. Wajar, karena ini sebuah hape lipat dengan cover screen. Tapi, secara umum ini masih terlihat mengusung beberapa elemen yang khas ada di smartphone motorola. Misalnya, bodi dengan premium finishing dan opsi Pantone Colors.

Untuk Pantone Colors-nya, ini disebut sebagai Spring Bud ya untuk yang kami gunakan ini yang dipadukan dengan leather-inspired finish. Sementara opsi lain ada Gibraltar Sea dengan nylon-inspired finish nya dan Parfait Pink yang juga pakai leather-inspired finish.


Untuk bodi belakang atau bodi sisi luar, ini curved alias punya lengkungan di bagian tepi-tepinya. Lengkungan tersebut membuat bodi belakang terasa pas dengan frame yang juga curved. Untuk frame, ini tentunya dari metal.

Untuk dimensi, saat smartphone dilipat:
- Tinggi 88.1 mm
- Lebar 74.0 mm
- Ketebalan 15.9 mm

Sementara saat dibuka:
- Tinggi 171.3 mm
- Lebar 74.0 mm
- Ketebalan 7.3 mm
Untuk bobot, unit yang kami gunakan ini bobotnya sekitar 190 gram.
Sekarang, kita lihat ada apa saja di sekeliling bodi smartphone ini, dalam keadaan smartphone dibuka.


Sisi Kanan: tombol power, tombol volume up dan down
Sisi Atas: microphone
Sisi Kiri: SIM Tray (2 Nano SIM)
Sisi Bawah: microphone, USB C, speaker
Terlihat ada beberapa plastic tab di sekeliling bodi smartphone ini, yang menandakan kalau smartphone ini pakai frame metal. Selain itu, ada juga beberapa lubang kecil yang sepertinya terkait dengan IP rating di smartphone ini.

Untuk IP rating, ini punya rating IP48. Jadi, memang belum sampai kedap debu, tapi untuk air ini sudah aman kalau sampai kecemplung ke dalam air. Rating seperti ini memang wajar untuk smartphone lipat.
Sekarang, kita coba lihat layar yang ada di smartphone ini, mulai dari layar utamanya, alias layar yang bisa dilipat itu.
Sisi Dalam/Layar Utama:

- Layar 6.9”, Rasio 22:9
- Resolusi 2640 x 1080 piksel
- Panel LTPO P-OLED
- Layar 10-bit, mendukung 1.07 miliar warna
- Refresh rate up to 120 Hz, tentunya adaptive. Bahkan kalau tidak ada aktivitas di layar, refresh rate bisa turun sampai 1 Hz!
Sayangnya saat kami coba memutar video 30 fps, refresh rate layar masih belum bisa terkunci ke 30 Hz. Masih bisa naik-turun ke 60 Hz atau 90 Hz.
- Brightness: untuk pengujian indoor, tingkat kecerahan layar bisa mencapai sekitar 530 nit. Sementara untuk simulasi outdoor, bisa mencapai sekitar 1200 nit.
Sudah terbilang relatif terang ya layar utama smartphone ini.
- Color Gamut: secara standar, layar ini menggunakan preset vivid. Saat kami coba cek, preset ini menawarkan gamut coverage di sekitar 99.6% DCI-P3 dengan gamut volume di sekitar 122.4% DCI-P3.
Jadi, terlihat kalau warna di sini agak dilepas, sehingga menawarkan tampilan dengan saturasi tinggi sekali. Ada juga preset lain, Natural dan Radiant. Untuk Natural, ini terlihat lebih diarahkan ke 100% sRGB, dengan gamut coverage di 97.5% sRGB dan gamut volume di 105.6% sRGB. Ini seharusnya akan lebih cocok untuk edit warna di foto atau video. Sementara untuk Radiant, ini terlihat dioptimalkan ke 100% DCI-P3, dengan gamut coverage di 99.2% DCI-P3 dengan gamut volume di 106.4% DCI-P3.
- Terkait bezel di sekeliling layar utama ini, karena ini hape lipat, tentunya bezel tidak bisa yang super tipis ya.
Tapi, setidaknya ini relatif simetris dan terlihat rapi.
- Sementara terkait crease atau bekas lipatan, motorola mengklaim ini “less crease”. Setelah menggunakan smartphone ini beberapa saat, memang bekas lipatan layar ini terasa minim sekali dan cukup sulit terlihat. Ingat, sulit terlihat ya, bukan berarti sama sekali tidak terlihat.

- Lalu, ada juga Earpiece di bezel atas layar. Earpiece ini juga berfungsi sebagai speaker kedua di smartphone ini.
Jadi, ada dual speaker. Bagaimana kualitas suaranya? Kami merasa suara yang dihasilkan lebih dominan di mid, dengan sedikit bass. Belum yang terasa menawarkan kedalaman suara yang mantap, tapi sudah terbilang mencukupi. Separasi juga bukan yang luar biasa, cenderung tipis, tapi setidaknya suara masih terbilang cukup rapi. Selain itu, karena speaker kedua hanya menggunakan earpiece, volume suara akan terasa lebih kencang dari speaker di sisi bawah smartphone. Tapi, setidaknya ini sudah ada dual speaker ya.

- Kamera Selfie tentunya ada juga, di punch hole di area tengah atas layar.
- 32 MP, f/2.4, Fixed Focus
- Video Rec. sampai 4K 30 fps atau 1080p 60 fps.
Sisi Luar:

- Cover Screen/External Display, 3.6”
- Panel AMOLED
- Refresh rate 90 Hz, adaptive. Bisa turun ke 60 Hz saat tidak ada aktivitas di layar.
- Layar 10-bit, mendukung 1.07 miliar warna
- Brightness, saat kami coba ini bisa mendekati 500 nit saat pengujian indoor.
- Color Gamut, secara umum karakternya mirip dengan layar utama. Mode Vivid warnanya seperti dilepas, mode Natural warnanya diarahkan ke sRGB, dan mode Radiant diarahkan ke DCI-P3.
- Layar ini menggunakan pelindung Corning Gorilla Glass Victus
- Lalu ada juga Sistem Kamera Utama. Posisinya ada di area sudut cover screen. Ini disebut sebagai 50 MP Camera System Powered by moto ai.

Main Camera 50 MP, f/1.7, PDAF, OIS
- Video rec. sampai 4K30 atau 1080p60

Ultra-Wide 8 MP, f/2.2, AF
- Video rec. juga sama, sampai 4K30 atau 1080p60
- Ada LED Flash, ditempatkan di kanan kedua kamera
- Fitur: Slow Motion, Horizon Lock, Portrait, Spot Color, Pro (Photo) – bisa untuk kamera selfie, Ultra Res, Panorama, Dual Capture, Photo Booth, Tilt-Shift, Timelapse, Dual Capture Video, dll.

















