Dreame Siap Masuk Pasar Smartphone, Bawa Juga Smartphone Mewah “Dreame Aurora”
Dreame memperluas ambisinya ke pasar smartphone dengan cara yang cukup tidak biasa. Perusahaan yang dikenal lewat produk smart home ini memperkenalkan dua lini smartphone baru dan yang paling menarik yaitu smartphone mewah dengan material emas dan permata.
Smartphone Mewah Dreame Aurora
Di sisi lain, Dreame juga menyiapkan lini smartphone mewah bernama Aurora. Seri ini dibuat dengan pendekatan yang sangat berbeda, dengan penggunaan material premium seperti emas dan batu permata serta proses pengerjaan manual pada beberapa bagiannya.
Harga yang ditawarkan untuk smartphone Aurora diperkirakan berada di kisaran CNY 70.000 hingga CNY 100.000. Jika dikonversi ke rupiah, angkanya sekitar Rp170 jutaan sampai Rp240 jutaan, tergantung material dan tingkat pengerjaan manual yang digunakan.
Baca Juga: vivo Y51 Pro 5G Hadir dengan Baterai 7.200 mAh • Jagat Gadget
Beberapa desain bahkan membawa jam mekanis di bagian belakang perangkat, sesuatu yang jarang terlihat di dunia smartphone modern. Pendekatan ini membuat seri Aurora terasa lebih dekat dengan konsep luxury phone klasik.
Punya SoC AI Internal Chixiao 01
Dreame juga menyiapkan SoC AI internal bernama Chixiao 01. SoC ini diklaim mampu mencapai performa hingga 200 TOPS untuk komputasi AI. Sebagai perbandingan, Snapdragon X Elite berada di kisaran 80 TOPS. SoC Chixiao 01 rencananya akan digunakan di kedua lini smartphone tersebut, baik model kamera modular maupun seri Aurora yang berfokus pada desain mewah.
Menariknya, smartphone hanya menjadi salah satu bagian dari rencana ekspansi Dreame. Perusahaan ini juga menyiapkan perangkat lain seperti smart ring, action camera, hingga kendaraan listrik.
Selain smartphone mewah, dreame juga bakal merilis smartphone yang masih relatif “terjangkau”, walau konsepnya tetap unik. Smartphone ini membawa modul kamera yang dapat dilepas dari bodinya. Modul tersebut menggunakan sensor berukuran 1 inci dan terhubung secara nirkabel lewat Wi-Fi.
Konsep ini mengingatkan pada kamera lens-style milik Sony beberapa tahun lalu. Bedanya, modul kamera dari Dreame dapat bekerja sepenuhnya secara wireless tanpa harus menempel langsung ke smartphone.
Desain seperti ini memberi fleksibilitas lebih saat mengambil gambar atau video. Kamera bisa ditempatkan di posisi berbeda dari smartphone, sehingga pengguna dapat mencoba berbagai sudut pengambilan gambar. Bahkan secara teori, pengguna bisa merekam A-roll dan B-roll sekaligus hanya dengan satu smartphone dan modul kameranya.
Menarik untuk melihat apakah Dreame benar-benar mampu mencuri perhatian di pasar smartphone yang sudah sangat padat. Apakah konsep kamera modular dan smartphone mewah seperti Aurora bisa menemukan pasar yang cukup besar?























