Ray-Ban Display Makin “Futuristik”, Bisa Mengetik dengan Gesture Jari
Meta kembali menambah kemampuan kacamata pintar Ray-Ban Display lewat update terbaru mereka. Dan kali ini, upgrade yang dibawa terasa makin menarik. Fitur paling mencuri perhatian adalah hadirnya Neural Handwriting, sistem input yang memungkinkan pengguna mengetik tanpa keyboard fisik, bahkan tanpa menyentuh layar.
Dengan fitur ini, pengguna cukup menggerakkan jari di permukaan apa saja. Mulai dari meja, paha, sampai telapak tangan sendiri untuk “menulis” huruf. Lalu bagaimana cara teknologi ini bekerja?
Ray-Ban Display Bakal Dilengkapi Neural Band
Teknologi ini bekerja lewat Neural Band, aksesori gelang khusus bawaan Ray-Ban Display yang menggunakan sensor sEMG untuk membaca gerakan otot tangan secara detail. Jadi meski jarinya cuma bergerak kecil, sistem tetap bisa mengenali huruf yang dimaksud.
Awalnya fitur ini hanya tersedia dalam tahap beta terbatas di WhatsApp dan Messenger. Sekarang, Meta sudah membukanya untuk semua pengguna, baik Android maupun iOS. Dukungannya juga makin luas karena bisa dipakai di Instagram, WhatsApp, Messenger, sampai notifikasi pesan dari smartphone
Baca Juga: Honor Pastikan Robot Phone Meluncur Q3 2026, Siap Jadi Smartphone Kamera “Kelas Film” • Jagat Gadget
Dukungan Fitur Lain Ray-Ban Display
Bukan cuma itu, update 125 juga membawa fitur display recording baru. Fitur ini memungkinkan pengguna merekam tampilan yang muncul di display kacamata, sudut pandang kamera, sekaligus audio sekitar dalam satu file video. Jadi pengalaman yang dilihat pengguna bisa dibagikan lebih utuh.
Di sisi navigasi, Maps kini mendapat peningkatan besar. Navigasi jalan kaki sudah mendukung seluruh wilayah Amerika Serikat serta kota-kota besar internasional seperti London, Paris, dan Roma. Meta juga menambahkan penyimpanan lokasi rumah dan kantor, plus navigasi suara langsung di kacamata.
Aplikasi lain juga ikut kebagian peningkatan. WhatsApp sekarang mendukung group video call dan caption panggilan telepon. Sementara Instagram mendapat navigasi Reels dan DM yang lebih nyaman. Facebook pun ikut disuntik widget baru untuk ulang tahun dan olahraga.
Namun bagian yang mungkin paling penting justru datang dari sisi developer. Meta kini resmi membuka Ray-Ban Display untuk pengembang pihak ketiga lewat Device Access Toolkit SDK di Android dan iOS. Developer bisa menambahkan interface khusus ke aplikasi yang sudah ada, membuat aplikasi baru khusus kacamata, atau bahkan mengembangkan WebApp yang berjalan langsung di perangkat tersebut.
Efeknya mulai terasa. Komunitas developer sudah berhasil menjalankan video YouTube langsung di kacamata ini. Beberapa aplikasi eksperimental lain juga mulai bermunculan, mulai dari alat bantu penerbangan, daftar belanja, navigasi transportasi, sampai game.
Kalau sebelumnya smart glasses terasa seperti gadget eksperimen, update terbaru ini mulai menunjukkan arah bahwa perangkat wearable semacam ini memang sedang disiapkan jadi platform komputasi berikutnya.
















