TikTok Rilis Langganan Berbayar Bebas Iklan
TikTok menjadi platform media sosial terbaru yang meluncurkan langganan berbayar bebas iklan. Fitur ini pertama kali hadir di Inggris dengan harga sekitar 3,99 pounds (Rp94 ribuan) per bulan.
Lewat paket ad-free ini, pengguna bisa menikmati konten tanpa gangguan iklan sama sekali. Selain itu, TikTok juga memastikan data pengguna tidak akan dipakai untuk keperluan periklanan.
Meski begitu, platform TikTok tetap bisa diakses secara gratis seperti biasa. Pengguna yang tidak berlangganan masih bisa membuka TikTok namun dengan iklan yang disesuaikan.
Sebagai informasi, apa yang dilakukan TikTok ini bukan hal baru di industri media sosial. Platform seperti Facebook dan Instagram juga sudah lebih dulu menghadirkan paket serupa di beberapa wilayah.

Hadirnya langganan bebas iklan ini erat kaitannya dengan regulasi privasi di wilayah Uni Eropa. Aturan seperti General Data Protection Regulation mendorong perusahaan untuk memberi pilihan lebih jelas terkait penggunaan data.
Dengan menyediakan opsi ad-free dan tanpa penggunaan data untuk keperluan iklan, pengguna punya kontrol lebih atas privasi mereka. Mereka bisa memilih antara layanan gratis berbasis iklan atau berlangganan bagi mereka yang concern soal privasi.
TikTok menyebut fitur ini akan dirilis secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan di Inggris untuk pengguna di atas 18 tahun. Namun, belum diketahui apakah langganan bebas iklan ini bakal diperluas di masa mendatang.
Kalau TikTok ad-free ini hadir di Indonesia, apakah kalian siap bayar untuk pengalaman bebas iklan atau tetap gratis saja?

















