iPhone Air Generasi Kedua Bakal Punya Dua Kamera dan Baterai Lebih Tahan Lama
Apple tampaknya belum siap mengubur ambisinya di segmen smartphone ultra-tipis. Setelah iPhone Air generasi pertama menuai beragam tanggapan, perusahaan asal Cupertino itu dikabarkan tengah menyiapkan penerusnya dengan sejumlah perbaikan yang langsung menyasar dua kritik terbesar pengguna.
Peningkatan Besar di iPhone Ai Generasi Kedua
Menurut laporan terbaru, iPhone Air generasi kedua akan hadir dengan kamera ultrawide tambahan di bagian belakang. Ini menjadi perubahan yang cukup penting karena model pertama hanya mengandalkan satu kamera utama, sebuah keputusan yang dianggap terlalu banyak kompromi untuk smartphone premium di era ketika dua hingga tiga kamera sudah menjadi standar.
Dengan tambahan kamera ultrawide, pengguna nantinya bisa mengambil foto dengan sudut pandang lebih luas, sekaligus membuat seri Air lebih menarik bagi mereka yang sebelumnya enggan melirik karena konfigurasi kamera tunggal.
Baca Juga: iPhone 18 Bakal Dapat Upgrade RAM 12GB, Tapi Baru Rilis Tahun Depan • Jagat Gadget
Tak hanya sektor kamera, Apple juga disebut akan meningkatkan daya tahan baterai. Ini menjadi salah satu keluhan yang paling sering muncul pada iPhone Air generasi pertama. Tantangannya tentu tidak sederhana. Sebab, identitas utama seri Air justru terletak pada desainnya yang sangat tipis.
Karena itu, peningkatan baterai kemungkinan tidak hanya mengandalkan kapasitas yang lebih besar. Apple diperkirakan akan memanfaatkan kombinasi optimasi perangkat lunak dan komponen yang lebih hemat daya untuk menghasilkan efisiensi yang lebih baik.
Salah satu senjata utamanya adalah chip A20 Pro yang akan menjadi otak iPhone Air generasi kedua. Chip ini disebut akan debut lebih dulu pada lini iPhone terbaru yang meluncur akhir tahun ini sebelum akhirnya digunakan pada model Air berikutnya.
iPhone AIr Generasi Pertama Banyak “Disunat”
Sebagai pengingat, iPhone Air pertama meluncur pada paruh kedua 2025 dengan layar 6,5 inci dan ketebalan hanya 5,6 mm. Saat itu muncul laporan yang menyebut respons pasar kurang menggembirakan, meski analisis berikutnya menunjukkan performa penjualannya tidak seburuk yang diperkirakan. Tapi sepertinya Apple benar-benar berniat memperbaiki semua keluhan yang ada di generasi awal tersebut.
Menariknya, Apple juga dikabarkan sedang mempertimbangkan perubahan strategi peluncuran iPhone. Jika biasanya model reguler dan Pro hadir bersamaan, mulai 2027 jadwal tersebut disebut akan dirombak. Kehadiran iPhone lipat pertama Apple menjadi salah satu alasan di balik perubahan itu.
Bahkan, perusahaan juga disebut tengah menyiapkan iPhone edisi spesial untuk merayakan 20 tahun kelahiran iPhone pada 2027. Jika rumor ini benar, beberapa tahun ke depan bisa menjadi periode yang cukup menarik bagi lini smartphone Apple.
















