Strava Integrasikan Gemini, Tawarkan Analisis Latihan Lebih Personal!
Strava mulai mengintegrasikan aplikasinya dengan Google Gemini untuk memberikan analisis olahraga yang lebih personal. Melalui fitur Connected Apps, pengguna Strava bisa menghubungkan akun mereka ke Gemini untuk mendapatkan insight berdasarkan data aktivitas yang sudah tercatat. Fitur ini mulai sudah dirilis di Amerika Serikat dan tersedia untuk para pengguna Gemini yang sudah berlangganan.
Analisis Performa Olahraga Lewat AI
Setelah akun terhubung, pengguna bisa mengajukan pertanyaan seputar perkembangan latihan mereka melalui Gemini. Misalnya, pengguna dapat meminta analisis apakah kecepatan larinya meningkat pada detak jantung yang sama. Gemini akan membandingkan data detak jantung, kecepatan, konsistensi latihan, serta jenis olahraga yang dilakukan.
Integrasi ini juga bisa membantu mengevaluasi performa saat mengikuti lomba, termasuk membandingkan waktu tempuh pada setiap mil. Pengguna bahkan dapat bertanya apakah cuaca menjadi penyebab tubuh terasa lebih lelah saat berolahraga. Dengan begitu, data yang sebelumnya hanya berupa catatan aktivitas bisa diolah menjadi informasi yang lebih mudah dipahami.
Untuk menghubungkannya, pengguna dapat membuka menu Personal Intelligence di Gemini, memilih Strava pada bagian Connected Apps, lalu masuk ke akun Strava. Hadirnya fitur ini diklaim dapat membantu pengguna memahami perkembangan latihan tanpa harus menganalisis setiap statistik secara manual.
Strava Makin Serius Mengembangkan AI
Strava sendiri sudah mengembangkan fitur berbasis AI melalui Athlete Intelligence untuk membantu pengguna memahami aktivitas olahraga mereka. Fitur tersebut dapat menganalisis berbagai jenis latihan, termasuk aktivitas tanpa GPS seperti lari di treadmill atau bersepeda menggunakan pengukur daya. Strava juga sebelumnya menghadirkan AI Performance Predictions untuk memperkirakan waktu tempuh lomba.
Baca Juga: iQOO G1, Controller Smartphone dengan Grip Modular! • Jagat Gadget
Fitur prediksi tersebut mencakup jarak 5K, 10K, setengah maraton, hingga maraton penuh. Namun, pengguna perlu memiliki setidaknya 20 aktivitas yang tercatat sebelum prediksi dapat diberikan. Sementara itu, integrasi Gemini memberikan cara baru untuk menggali informasi dari data latihan melalui percakapan. Buat kalian pengguna Starva, apakah berbagai fitur AI tersebut cukup berguna?
















