Review HUAWEI Mate X7: Kamera Foldable Terbaik & Semakin Solid!

Ini adalah Huawei Mate X7, smartphone lipat Huawei yang katanya semakin matang dalam banyak aspek!
- Desainnya keren dan terasa sangat premium dengan bodi yang tipis,
- punya setup kamera kelas flagship yang menurut kami ini adalah yang terbaik untuk smartphone foldable!
- Punya layar lipat dengan lapisan pelindung multi-layer tingkat tinggi,
- Hinge-nya semakin halus dan solid,
- Punya IP58 dan IP59 buat proteksi terhadap air & debu yang lebih kuat,
Lantas apakah ini foldable yang cocok untuk kalian? Cari tau jawabannya dalam video kali ini!

Ya, ini dia Huawei Mate X7. Smartphone foldable terbaru dari Huawei, sekaligus flagship pertama mereka yang resmi dibawa ke Indonesia di tahun 2026. Tapi ini bukan pertama kalinya Huawei menghadirkan foldable di sini. Tahun 2025 lalu mereka sudah membawa Mate X6 dan juga Mate XT yang bisa dilipat tiga.


Menurut Huawei, smartphone lipat terbaru mereka ini hadir dengan peningkatan yang makin canggih dibanding generasi sebelumnya. Kira-kira sehebat apa? Langsung saja, kita mulai pembahasannya dari isi paket penjualannya terlebih dulu.
Paket Penjualan

- Unit smartphone dengan screen protector sudah terpasang di main screen dan cover screen.
- Charger 66W
- Kabel USB-C
- SIM Tray Ejector
- Case untuk back cover yang dilengkapi dengan kickstand.
- Untuk bagian layar memang tidak diberikan case, ini hal wajar untuk case smartphone foldable.
Untuk kelas harganya terbilang cukup lengkap isinya.
Desain HUAWEI Mate X7

Tentunya smartphone ini datang dengan desain yang sangat mewah dan terasa premium. Modul kameranya menggunakan Time Space Gate Design yang ukurannya cukup besar. Ini seolah menandakan kalau kamera ini adalah salah satu bagian yang paling diunggulkan dari smartphone ini.
Untuk warna ada opsi warna ada Nebula Red seperti yang kami pegang ini, dan ada warna Black. Kedua warna ini menggunakan material Vegan Leather. Dan ada satu warna lagi yaitu Brocade White yang menggunakan back cover Light Woven Brocade.
Sementara untuk frame, ini dari bahan metal dengan finishing glossy nya membuat penampilannya terlihat mewah.
Dimensi:

- Terbuka: 156.8 x 144.2 x 4.5 mm
- Terlipat: 156.8 x 73.8 x 9.5 mm
Berat:
- 242 gram (Dengan screen protector terpasang dikedua layar).
- Sementara kalau tanpa screen protector bobotnya diklaim ada di 236 gram
Untuk ketahanan air dan debu, smartphone ini punya rating IP58 dan IP59.

Angka 5 menandakan perlindungan terbatas terhadap debu. Jadi debu masih mungkin masuk, tapi tidak sampai mengganggu fungsi smartphone. Sementara angka 8 dan 9 menunjukkan ketahanan terhadap air. IP58 berarti lolos uji direndam di air bersih.

Di lab Huawei, smartphone ini diuji dengan cara direndam dengan kedalaman hingga kedalaman 2 meter selama 30 menit. Sedangkan IP59 menandakan tahan terhadap semprotan air bertekanan tinggi. Kalau untuk yang ini, Huawei menguji smartphonenya dengan cara disemprot air tekanan tinggi dengan suhu maksimal 80 derajat celcius. Dibanding pendahulunya, ini jelas meningkat. Karena Mate X6 sebelumnya hanya punya rating IPX8.
Meski begitu, kami tetap tidak menyarankan untuk sengaja menceburkan smartphone ini ke air. IP rating di sini fungsinya sebagai proteksi tambahan, bukan buat diuji coba dengan cara ekstrem.
Untuk sisi-sisinya, kita lihat dalam kondisi terbuka.


Sisi Kanan: tombol power yang sekaligus jadi fingerprint scanner, lalu ada tombol volume up/down
Sisi Atas: Microphone dan grill speaker.
Sisi Kiri: Kosong.
Sisi Bawah: SIM Tray DUAL SIM, tidak ada slot MicroSD.

Lalu ada microphone, USB-C, dan grill speaker lagi. Jadi smartphone ini punya 2 mic dan 2 speaker. Terkait kualitas suaranya, ini sudah keren lah, khas flagship dengan volume yang cukup lantang.
Lanjut ke sisi yang ada Main Screen nya:

Tentunya ada Main Screen di sini
- Ukuran 8”
- Panel OLED
- Refresh rate adaptive up to 120 Hz
- Resolusi 2416 × 2210 piksel
- Brightness
- Layar ini diklaim punya peak brightness sampai 2500 nits.
- Angka ini adalah peak brightness di sebagian kecil layar saat mode HDR.
- Ketika kami tes dalam kondisi indoor, brightness maksimal ada di sekitar 600 nits.
- Sementara untuk brightness maksimal saat simulasi outdoor ada di kisaran 1000 nits.
- Color Gamut
- Layar ini punya 2 mode warna, Normal dan Vivid.
- Mode Normal diatur untuk mendekati 100% sRGB
- Ini cocok buat edit foto atau video biar warnanya tidak terlihat geser di layar lain.
- Sementara mode Vivid diatur untuk mendekati 100% DCI-P3.
- Jadi warnanya lebih gonjreng, cocok buat yang mau nikmati konten atau main game.
Layar utamanya ini diklaim Huawei punya durabilitas yang lebih tinggi ketimbang layar foldable pada umumnya.

Katanya Huawei, layar ini 3 lapisan khusus yang terdiri dari:
- Carbon Fibre Support Layer,
- Ultra Thin Glass Impact Resistant Layer,
- dan non-Newtonian fluid Protective Layer.
Lapisan layar ini diklaim punya bending resistance hingga 100% dan impact resistance 20% lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Padahal, generasi sebelumnya saja sudah tergolong kuat. Tahun lalu bahkan sempat didemokan, layar lipat Huawei ini sanggup digantung dengan sepeda motor seberat 150 kg. Jadi kalau soal inovasi layar lipat, Huawei ini memang cukup serius. Inovasi lainnya ada di bagian engsel atau hinge.

Smartphone ini memakai New Advanced Precision Hinge yang diklaim lebih canggih. Saat dibuka, rasanya effortless, ada efek seperti pegas yang bikin layar terbuka dengan sangat mudah tanpa perlu tenaga ekstra. Tapi bukan berarti kendor. Baik saat terlipat maupun terbuka, layarnya tetap terasa kokoh dan solid. Menurut Huawei, hinge ini juga sudah melewati folding test hingga 1 juta kali, jadi soal durabilitas harusnya aman. Engsel ini juga memungkinkan layar dibuka di berbagai sudut kemiringan.

Mau nonton setengah terbuka, bisa. Mau pakai kamera dengan posisi ditaruh di meja, juga bisa. Untuk crease nya gimana? Saat pertama kali dipakai, lipatan layarnya nyaris tidak terlihat. Namun seiring pemakaian memang akan makin kelihatan, tapi tidak terasa mengganggu kok. Crease ini biasanya hanya terlihat di sudut dan pencahayaan tertentu saja, jadi tidak selalu kelihatan setiap saat.
Lanjut lagi, Di pojok kanan atas main screen ini terdapat kamera selfie.

Ini adalah kamera 8 MP, dan bukan kamera under display.
- F2.2
- Fixed Focus
- Perekaman video sampai 4K 30 FPS
Lanjut ke Sisi yang ada Cover Screen-nya.

- Ukuran 6.49”
- Panel OLED
- Refresh rate adaptive up to 120 Hz
- Resolusi 2444 × 1080 piksel
- Brightness
- Layar ini diklaim punya peak brightness sampai 3000 nits.
- Angka ini juga merupakan peak brightness di sebagian kecil layar saat mode HDR.
- Ketika kami tes dalam kondisi indoor, brightness maksimal ada di sekitar 600 an nits.
- Sementara untuk brightness maksimal saat simulasi outdoor ada di kisaran 1048 nits.
- Overall mirip dengan main screen nya.
- Color Gamut
- Layar ini juga punya 2 mode warna, Normal dan Vivid.
- Tentunya Mode Normal diatur untuk mendekati 100% Sementara mode Vivid diatur untuk mendekati 100% DCI-P3.
Di sini Huawei menggunakan konsep desain cover screen yang lebar. Jadi ketika sedang dilipat, pengalaman pakainya masih terasa seperti smartphone non foldable. Layar ini pakai Ultra Durable Crystal Armour Kunlun Glass, yang diklaim punya ketahanan gores hingga 16× lebih kuat, serta daya tahan terhadap benturan hingga 25× lebih tinggi dibandingkan kaca biasa. Jadi mau main screen ataupun cover screen, keduanya sama sama sudah ditingkatkan durabilitasnya.

Di bagian atas cover screen ini terdapat kamera selfie.
Ini adalah kamera 8 MP:
- F2.2
- Fixed Focus
- Perekaman video sampai 4K 30 FPS
Mirip dengan kamera selfie di main screen.
Nah, di sisi yang ada cover screen ini juga terdapat modul kamera utama, yang terdiri dari:



- 50 MP Ultra Lighting HDR Camera
- HUAWEI Mate X7 adalah foldable yang menjanjikan dynamic range 17.5 EV
- F1.49 – F4.0
- Sensor ukuran 1/1.28”
- OIS
- Auto Focus
- Perekaman video sampai 4K 60 FPS
- 40 MP Ultra-Wide Angle Camera
- F2.2
- Auto Focus
- Perekaman video sampai 4K 60 FPS
- 50 MP Telephoto Macro Camera
- F2.2
- OIS
- Auto Focus
- Perekaman video sampai 4K 60 FPS

- Lalu ada kamera satu lagi yang Huawei sebut sebagai True-to-Colour Camera 2.0 yang katanya berfungsi untuk meningkatkan akurasi warna














