Review Infinix GT 50 Pro: Smartphone All-Rounder Gaming dengan Liquid Cooling

Ini smartphone GT Series terbaru dari Infinix! Ya, ini Infinix GT 50 Pro!
Desainnya gaming banget! Khas GT Series. Performanya tentunya lebih kencang dari pendahulunya, dengan Dimensity 8400 Ultimate.Menariknya, ada HydroFlow liquid cooling di dalam smartphone ini.

Ya, pertama kalinya nih ada liquid cooling di smartphone Infinix! Apa liquid cooling system ini bisa menjaga performa smartphone ini saat kita pakai main game berlama-lama? Nanti kita coba cek ya! Tapi, tentu saja bukan cuma itu hal menarik yang ada di smartphone ini. Masih ada Pressure-Sense GT Trigger, N1 Network Chip, Wireless Bypass Charging, dan banyak lagi!
Langsung saja, kita mulai pembahasan Infinix GT 50 Pro ini!

Infinix GT Series! Lini ini diperkenalkan Infinix tahun 2023 lalu, lewat Infinix GT 10 Pro. Nah, sejak saat itu, Infinix rutin meng-update GT Series, sampai di tahun 2026 hadir GT 50 Pro ini. GT 50 Pro ini sepertinya jadi upaya Infinix membuat GT Series mereka naik kelas, khususnya dengan liquid cooling system tadi itu ya. Nanti kita akan bahas kemampuan yang ditawarkan smartphone ini.
Tapi, seperti biasa kita coba kenalan dulu dengan Infinix GT 50 Pro ya, mulai dari melihat isi paket penjualannya.
Paket Penjualan


Paket yang kami terima untuk pengujian ini adalah paket “Cooling Edition”. Jadi, selain ada boks paket penjualan standar untuk smartphone ini, ada juga bonus GT MagCharge Cooler 2.0.
Sementara untuk isi dari boks paket penjualan utamanya ada:
- Unit Smartphone
- Screen Protector yang sudah terpasang di layar
- Charger 45 Watt
- Kabel USB A to C
- Hard Case dgn Lempengan Magnet
- SIM Tray Ejector
- Paket Dokumen
- Bonus SIM Card Smartfren dgn Bonus Kuota 48 GB
Desain Infinix GT 50 Pro


Secara umum, desain smartphone ini masih mengusung nuansa “gaming” seperti Infinix GT Series lain. Tapi, kita bisa dengan mudah membedakan smartphone baru ini dari smartphone GT Series sebelumnya. Kenapa? Ada area di bagian bawah bodi belakang yang menampilkan ciri khas smartphone ini, HydroFlow liquid cooling! Kurang lebih seperti ini tampilannya saat liquid cooling aktif.

Nah, untuk sisi belakang, ini flat ya. Frame juga flat. Ada area lengkungan tipis di pertemuan sisi belakang dan frame, yang membuat smartphone ini jadi tidak terasa benar-benar flat. Untuk opsi warna, ada Black Abyss, Silver Glacier, dan Red Blaze seperti yang kami pakai ini.
Untuk dimensi:

- Tinggi: 162.4 mm
- Lebar: 77.2 mm
- Tebal: 8.15 mm
Sementara untuk bobot, ada di kisaran 198 gram. Belum terbilang berat, mengingat smartphone ini menawarkan baterai besar dan ada sistem liquid cooling juga di dalamnya.

Terkait rating ketahanan terhadap debu dan air, smartphone ini punya rating IP64. Ini kedap debu dan aman dari percikan air ya. Jadi, kalau kehujanan saat pakai smartphone ini, masih relatif aman. Tapi, ini bukan rating yang aman sampai kecemplung ke dalam air. Jangan sengaja dicemplungkan ke dalam air ya, atau malah sampai dibawa berenang.
Sekarang, kita coba lihat apa yang ada di sekeliling smartphone ini.



Sisi Kanan: dua GT Trigger, tombol power, tombol volume
Sisi Atas: microphone, infrared blaster, speaker
Sisi Kiri: kosong
Sisi Bawah: SIM Tray (2 Nano SIM), microphone, USB C, dan speaker.

Terlihat kalau ada dual speaker di smartphone ini. Saat kami coba, speaker ini terkesan lebih mengandalkan mid. Bass terasa kurang, dan treble juga tipis. Separasi terasa masih agak kurang. Untungnya volume sudah bisa dikatakan mencukupi. Melihat harga smartphone ini, kami berharap kualitas speakernya bisa lebih baik lagi.
Sisi Depan:

Layar 6.78”, panel AMOLED
- Resolusi 2644 x 1208 px
- Refresh Rate up to 144 Hz, adaptive. Refresh rate bisa turun sampai 30 Hz saat kita tidak tengah beraktivitas dengan layar smartphone ini.
Tapi, tentunya 144 Hz ini memang hanya bisa dirasakan di beberapa skenario tertentu ya, termasuk saat main game.
- Untuk brightness layar, standar indoor, brightness yang kami dapatkan hanya sekitar 380 nit. Sementara untuk simulasi outdoor, brightness layar bisa naik sampai 575 nit.
Bisa lebih tinggi lagi? Ternyata kalau High Brightness Mode kita aktifkan, tingkat kecerahan layar bisa naik lagi sampai sekitar 1120 nit. Sudah terbilang cukup terang, tapi sayangnya ini masih ada di bawah janji dari Infinix.
- Screen Mode di smartphone ini ada dua, Original dan Bright Colored.
Untuk Original, ini terasa diarahkan mendekati 100% DCI-P3. Sementara untuk Bright Colored, saturasi warnanya terasa sangat tinggi. Gamut coverage di mode ini 99.8% DCI-P3, sementara gamut volumenya di sekitar 121.3% DCI-P3. Sayangnya, tidak ada mode yang menawarkan warna mendekati 100% sRGB. Jadi, kalau kita pakai untuk editing warna di foto atau video, hati-hati saat mengatur warna ya. Bisa jadi warna sudah terlihat mencukupi di layar smartphone kita, tapi malah terlihat kurang saat dilihat di layar smartphone lain.
- Bezel layar, ini bukan yang terbilang super tipis. Cukup tipis, tapi untungnya terasa cukup seimbang di keempat sisi layarnya.
- Untuk pelindung layar, smartphone ini menggunakan Gorilla Glass 7i.
- Ada juga fingerprint scanner juga di layar ini.
Kamera selfie, ini ada di punch hole di area tengah atas layar.

- 13 MP, f/2.2, Fixed Focus
- Perekaman Video sampai 4K30, 1080p60
Sisi belakang: sistem kamera utama.

- 50 MP Main Camera, f/1.59, PDAF, OIS
- 8 MP Ultra-Wide, f/2.2, Auto Focus. Bisa dipakai buat macro juga.
- Ada Real Dual Flash juga
Perekaman Video bisa sampai 4K60 untuk Main Camera. Untuk Ultra Wide, cuma bisa sampai QHD 30 fps.
Fitur: Panorama, Pro, Sky Shop, Documents, Super Macro, Slow Mo, Time Lapse, Dual Video, AIGC Portrait, Super Night, Ultra HD, dll.

Ada juga sistem RGB Lighting di bodi belakang smartphone ini ya. Ini disebut sebagai Mechanical Light Waves. Ada beberapa efek yang bisa ditampilkan, dengan beberapa pilihan warna. Nah, RGB Lighting ini bisa aktif dan menampilkan efek tertentu di beberapa kondisi, seperti saat ada panggilan masuk, saat memutar musik, saat membuka aplikasi game, dan sebagainya.















