Ulasan Hasil Foto Hitam-Putih Huawei P9

Author
Dedy Irvan
Reading time:
May 8, 2016

Banyak pertanyaan seputar kemampuan kamera Huawei P9 yang bekerja sama dengan Leica. Oleh sebab itu, kami pun mencoba untuk mengulas mengenai hasil foto dari smartphone ini. Secara kebetulan, kami memperoleh waktu beberapa jam untuk bermain dengan Leica P9 pada saat pengumuman peluncurannya di Bali, tanggal 5 Mei yang baru lalu. Beberapa contoh hasil foto berhasil kami peroleh dan kini kami ulas dari sisi fotografi.

feat-image

 

Kerjasama dengan Leica

Kamera pada smartphone Huawei P9 terkenal sebagai hasil kerjasama dengan Leica. Memang, Leica tidak membuat pabrik untuk mencetak lensa untuk Huawei P9. Leica juga tidak membuat sensor gambar untuk Huawei P9 (smartphone ini menggunakan sensor buatan Sony). Huawei bekerja sama dengan Leica untuk menghasilkan foto yang baik terutama untuk yang dalam mode hitam-putih. Jadi, Leica di sini menjadi penentu algoritma yang tepat untuk mencapai hasil foto berkualitas tinggi pada Huawei P9. Itu berarti, kita akan melihat bagaimana “selera” Leica dalam hasil foto Huawei P9.

Huawei P9-P9plus (5)

Sensor Monochrome

Huawei P9 memiliki sensor hitam-putih khusus. Sensor ini mengijinkan pemotretan dengan perekaman hanya hitam-putih tanpa proses penghilangan warna. Secara teoritis, hal ini membuat hasil foto seharusnya tampil natural dan sangat baik. Sensor ini juga yang nantinya akan sangat berpengaruh kepada detail hasil foto berwarna. Akan tetapi, kali ini kita akan bahas hasil foto dari sensor monochrome ini terlebih dahulu

Huawei P9-P9plus (2)

Untuk pembahasan sedikit lebih detail mengenai kamera pada Huawei P9 ini, temukan ulasannya di artikel terdahulu mengenai Kamera pada Huawei P9 dan P9 Plus.

 

Apa yang itu foto hitam-putih yang baik?

Membahas foto hitam putih tidak sesederhana yang diperkirakan banyak orang. Oleh sebab itu, mari kita pahami sedikit bagaimana cara menilainya secara sederhana.

Secara umum, foto yang baik adalah yang sesuai dengan yang diinginkan oleh sang fotografer. Tidak menjelaskan banyak? Karena memang fotografi tidak sesederhana menggunakan perangkat terbaik dan memotret. Tapi, ada acuan atau tolok ukur awal yang sering membuat foto hitam-putih terlihat sangat baik.

Biasanya, secara sederhana, kontras yang baik adalah acuan awalnya. Kontras yang dimaksud adalah perbandingan antara hitam dan putihnya harus terlihat jelas dan berbeda jauh. Sekedar menaikkan kontras saja akan membuat bagian gelap jadi hitam pekat tanpa detail. Sementara, bagian yang terang akan menjadi putih total tanpa detail. Umumnya foto hitam putih yang bisa terlihat “berkelas” memiliki kontras tinggi tapi sisi paling gelap dan paling terangnya masih penuh dengan detail.

Huawei-P9-BW-sample-compared
Foto Paling Atas: Kontras rendah, foto jadi tampil tidak menarik. Foto Tengah: Kontras yang pas. Tinggi tanpa kehilangan detail. Foto Bawah: Kontras terlalu tinggi hingga bagian hitam kehilangan detail.

 

 

Sudah Siap untuk Membahas Lebih Jauh? Pastikan Setting Layar Sudah Benar

Jika Anda masih menggunakan setting kontras terlalu tinggi kemungkinan Anda tidak akan mengerti apa yang akan kami bahas di halaman selanjutnya, bahkan di halaman ini. Jadi, untuk pembaca yang menggunakan layar yang bisa diatur kontrasnya, atur lah di kisaran maksimum 70% (jangan lebih). Tingkat kecerahan pun di kisaran yang sama. Untuk pengguna smartphone dan tablet, jika ada pilihannya, arahkan ke setting yang natural atau standar, dengan tingkat kecerahan sesuai kebutuhan.

 

OK, sudah siap? Mari kita lanjutkan ke halaman kedua untuk membahas hasil foto hitam-putih dari Huawei P9 ini.

Load Comments

Reviews

February 15, 2021 - 0

Review Infinix Hot 10 Play: Baterainya Jagoan!

Memasuki tahun 2021, Inifnix kembali merilis produk terbaru mereka Yaitu…
February 4, 2021 - 0

Review Oppo Reno5 5G: Smartphone 5G Termurah Saat Ini

Kali ini tim Jagat Review telah kedatangan smartphone Oppo Reno5…
January 22, 2021 - 0

Review Poco M3: Layak Disebut Entry Level Killer?

Setelah sebelumnya merilis Poco F2 Pro sebagai “Flagship Killer”, Poco…
January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…

Accessories

November 17, 2020 - 0

Review OASE QCY T7: Audio Bagus, Rp 300ribuan

Oase mungkin dikenal sebagai produk aksesoris yang dekat dengan brand…
November 5, 2020 - 0

Review Brica B-Steady XS: Gimbal HP 3-Axis Paling Ringan di Dunia

Kali ini tim Jagat Review kedatangan produk aksesori gimbal untuk…
October 12, 2020 - 0

Review Charger BASEUS 24W-120W: Pengganti Charger Asli Gadget Anda!

Jika berurusan dengan barang gadget atau elektronik, pastinya Charger merupakan…
May 12, 2020 - 0

Memilih Gimbal 1 Jutaan Terbaik untuk Smartphone: Brica BSteady PRO atau Moza Mini Mi?

Setiap kami menguji smartphone terutama untuk membuat video, menggunakan gimbal…

Wearables

January 5, 2021 - 0

Review Bose QuietComfort Earbuds: TWS dengan Noise Cancelling Terbaik

Bose Didirikan tahun 1964 dan sudah sangat terkenal dengan perangkat…
December 4, 2020 - 0

Review Casio G-Shock GA-900: Stylish, Tahan Banting, Baterai 7 Tahun

Jam tangan ini memang bukan smartwatch. Akan tetapi, Casio G-Shock…
November 17, 2020 - 0

Review OASE QCY T7: Audio Bagus, Rp 300ribuan

Oase mungkin dikenal sebagai produk aksesoris yang dekat dengan brand…
September 28, 2020 - 0

Review Mi Smart Band 5: Tetap Murah, Fitur Tambah

Bagi kalian yang mungkin sedang mencari produk smart band murah,…