Review Smartphone Lenovo P2: Monster Baterai Baru?
Paket Penjualan
Lenovo P2 hadir ke lab. pengujian kami dengan membawa serta seluruh paket penjualannya, termasuk kemasan boks-nya. Kemasan ini hadir dengan desain warna dasar biru, dengan bentuk yang cukup unik, memanjang, yang membuatnya terlihat berbeda dari kemasan smartphone yang ada saat ini. Tentu saja, di dalam boks tersebut terdapat berbagai perlengkapan yang disertakan Lenovo untuk P2, yaitu:

- Headset
- Satu Paket Dokumen (Garansi, Quick Start Guide)
- Ejector Pin (untuk membuka tray SIM)
- Screen Protector
- Soft Cover
- Konverter Micro USB to USB Type A (F)
- Kabel USB Type A to Micro USB
- Adapter Daya (12V, 2A/9V, 2A/7V, 2A/5.2V, 2A)
Perlengkapan yang disertakan oleh Lenovo untuk P2 terbilang lengkap. Mereka bahka menambahkan aksesori pelindung smartphone ke dalam paket penjualan, seperti soft cover dan screen protector. Tidak lupa, konverter untuk mengaktifkan fitur reverse charging pun disertakan Lenovo ke dalam paket penjualan.
Uji Performa
Smartphone Lenovo P2 ini dipersenjatai dengan SoC Snapdragon 625, yang seharusnya menunjukkan bahwa smartphone ini akan menawarkan performa yang terbilang baik. SoC Snapdragon 625 sendiri memang menawarkan opsi tuning performa yang luas bagi produsen, menawarkan performa yang sangat baik untuk kelas menengah, atau menawarkan daya tahan baterai yang sangat tinggi tanpa mengorbankan kinerja penggunaan sehari-hari. Mari kita lihat seperti apa Lenovo mengarahkan Snapdragon 625 untuk mendukung performa dari P2.
AnTuTu 6.0
Aplikasi benchmark yang satu ini adalah salah satu yang paling banyak digunakan untuk mengukur kekuatan sebuah perangkat Android. Beberapa hal yang diuji di AnTuTu antara lain User Experience (UX), CPU, RAM, GPU, dan I/O. Semakin tinggi hasilnya, semakin baik.


Geekbench 3
GeekBench 3 merupakan benchmark cross platform yang mengukur kinerja prosesor sebuah perangkat smartphone, tablet, dan PC. Aplikasi ini menggunakan skenario simulasi real world sehingga mampu menganalisa performa sebuah prosesor saat menggunakan single core atau multi core. Semakin tinggi nilainya, semakin baik.



3DMark Ice Storm Unlimited
Benchmark ini ditujukan untuk menguji performa dari sistem pada sebuah smarpthone Android dalam menangani pemrosesan grafis. Semakin tinggi hasilnya, semakin baik smartphone tersebut menjalankan proses grafis.


PCMark Work
Aplikasi benchmark ini mengukur performa dan umur baterai pada smartphone maupun tablet Android, lewat pengujian yang berbasis aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan oleh user, bukan algoritma yang bersifat abstrak. Skor yang dihasilkan diklaim mampu mencerminkan performa sesungguhnya dari perangkat tersebut.


Secara keseluruhan, performa dari Lenovo P2 terbilang sesuai dengan apa yang diharapkan dari sebuah smartphone dengan Snapdragon 625. Memang, skor yang didapatkan bukanlah yang tertinggi di antara smartphone dengan SoC populer tersebut. Namun, skor yang didapatkan sudah membuatnya bisa bersaing bahkan dengan smartphone dengan SoC dari kelas yang lebih tinggi di beberapa benchmark yang menggambarkan performa dalam penggunaan sehari-hari.























