Review Samsung Galaxy S8 +: Pengalaman Baru dengan Infinity Display

Author
Irham
Reading time:
July 9, 2017

Uji Performa

AnTuTu 6

Aplikasi benchmark yang satu ini adalah salah satu yang paling banyak digunakan untuk mengukur kekuatan sebuah perangkat Android. Beberapa hal yang diuji di AnTuTu antara lain User Experience (UX), CPU, RAM, GPU, dan I/O. Semakin tinggi hasilnya, semakin baik.

AnTuTu Galaxy-S8+ AnTuTu 6

Geekbench 3

GeekBench 3 merupakan benchmark cross platform yang mengukur kinerja prosesor sebuah perangkat smartphone, tablet, dan PC. Aplikasi ini menggunakan skenario simulasi real world sehingga mampu menganalisa performa sebuah prosesor saat menggunakan single core atau multi core. Semakin tinggi nilainya, semakin baik.

geekbench-3 Geekbench 3 Single Core Geekbench 3 Multi Core

Geekbench 4

Penerus dari Geekbench 3 ini juga menawarkan benchmark serupa dengan pendahulunya tersebut, tetapi dengan set workload yang berbeda, yang lebih berat. Benchmark ini juga dapat digunakan untuk menguji performa smartphone, tablet, dan PC, serta menyajikan hasil pengujian untuk performa single core maupun multi core. Hasil pengujian Geekbench 4 ini tidak bisa dibandingkan dengan Geekbench 3. Semakin tinggi hasil yang diperoleh, performa yang ditawarkan semakin baik.

Geekbench-4 Geekbench 4 Single Core Geekbench 4 Multi Core

3DMark IceStorm Unlimited

Benchmark ini ditujukan untuk menguji performa dari sistem pada sebuah smarpthone Android dalam menangani pemrosesan grafis. Semakin tinggi hasilnya, semakin baik smartphone tersebut menjalankan proses grafis.

3DMark-Galaxy-S8+ 3DMark

PCMark Work

Aplikasi benchmark ini mengukur performa dan umur baterai pada smartphone maupun tablet Android, lewat pengujian yang berbasis aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan oleh user, bukan algoritma yang bersifat abstrak. Skor yang dihasilkan diklaim mampu mencerminkan performa sesungguhnya dari perangkat tersebut.

PCMark-Work PCMark Work

PCMark Work 2.0

Benchmark ini merupakan perbaikan dari PCMark Work dengan workload yang lebih menggambarkan pemanfaatan smartphone untuk bekerja, lebih berat dari yang disajikan oleh PCMark Work. Pengujian yang dilakukan juga tetap berbasis aktivitas kerja sehari-hari. Skor yang dihasilkan di PCMark Work 2.0 tidak bisa dibandingkan dengan PCMark Work, dan semakin tinggi hasilnya, menunjukkan performa yang lebih baik

PCMark-Work-2

Galaxy S8+ dengan menggunakan SoC Exynos 8895 memiliki peningkatan performa CPU yang cukup tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Dapat dilihat dari hasil benchmark Geekbench 4, pada skor single core dan multi core. Exynos 8895 memiliki performa paling tinggi bahkan jika dibandingkan dengan SoC flagship terbaru dari Qualcomm yaitu Snapdragon 835.

Set workload yang lebih lama pada Geekbench 4, yang tentunya lebih membebani prosesor, memperlihatkan bahwa Exynos 8895 mampu memberikan performa tinggi yang lebih stabil. Terlebih karena SoC ini juga telah menggunakan fabrikasi 10nm, membuatnya memiliki suhu yang lebih dingin sehingga performa SoC ini relatif menjadi lebih tinggi dibandingkan SoC lain, baik dalam Single-Core maupun Multi-Core. Prosesor tidak mengalami penurunan yang banyak, yang biasanya terjadi akibat penaikan suhu setelah kerja yang cukup lama.

Tapi berbeda dengan performa SoC di Geekbench 3 yang memiliki waktu workload lebih singkat, Exynos 8895 terlihat memiliki performa yang lebih rendah dibandingkan dua SoC pembandingnya.

Sementara untuk performa grafis, peningkatan yang dimiliki Exynos 8895 tidak begitu signfikan jika dibandingkan generasi sebelumnya. Berbeda dengan SoC Snapdragon 835, yang mampu menyentuh angka sekitar 40 ribu pada benchmark 3Dmark. Exynos 8895 hanya mampu menyentuh angka sekitar 30ribuan. Kami menguji smartphone ini dengan mode ‘Performance Mode. Meski demikian, dengan performa grafis yang ditampilkan, Smartphone ini sudah cukup nyaman melibas semua aktivitas di smartphone termasuk memutar video beresolusi 4K dan juga game dengan kualtias grafis tinggi.

game2
Game: NBA Live
game-1
Game: World of Tanks Blitz
Load Comments

Reviews

April 29, 2026 - 0

Review vivo T5 Pro 5G: All Rounder Rp 4 Jutaan dari vivo untuk 2026?

Spesifikasi vivo T5 Pro 5G SoC: Dimensity 7400 Turbo RAM…
April 20, 2026 - 0

Review Motorola Signature: Smartphone Terbaik Motorola 2026

Spesifikasi SoC: Snapdragon 8 Gen 5 RAM: 12GB LPDDR5X Storage:…
April 17, 2026 - 0

Review Redmi A7 Pro: Baterai Awet, Layar Mantap, Desain Keren

Spesifikasi Redmi A7 SoC: Unisoc T7250 (12nm) RAM: 4GB Storage:…
April 16, 2026 - 0

Review HUAWEI Mate 80 Pro: Mate Is Back! Kamera Mantap dengan Durabilitas Unggul

Ini adalah HUAWEI Mate 80 Pro! Smartphone seri Mate non-foldable…

Accessories

March 5, 2026 - 0

Update Produk RAPAtech: Aksesoris Keren! Power Bank Wireless Kencang & Charger dengan Kabel Rollable

Cari charger dan power bank yang mumpuni, aman, kualitasnya terjaga,…
February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Pengalaman Penggunaan Pairing Pairing-nya mudah, cukup menyalakan headphone, lalu sambungkan…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…

Wearables

March 15, 2026 - 0

Review Galaxy Buds4 Pro: TWS Samsung Terbaik 2026: Makin Hebat, Makin Canggih!

Ini adalah TWS Samsung terbaik yang bisa dibeli di awal…
March 9, 2026 - 0

Review EarFun Air Pro 4+: Suara Berkelas yang Tidak Bikin Kantong Bolong! Premium Tapi Terjangkau

TWS ini menawarkan pengalaman kelas atas, tapi harganya menarik, tidak…
February 19, 2026 - 0

Review Huawei Band 11: Rp 500 Ribuan Tapi Semakin Mirip dengan Smartwatch?

Ini adalah Huawei Band 11, smartband yang rasanya semakin mirip…
February 16, 2026 - 0

Review Soundpeats C30: TWS Murah, Opsi Upgrade Menarik untuk Mencoba ANC

TWS harga Rp 300 ribuan dari Soundpeats ini tawarkan dukungan…