Review Samsung Galaxy S8 +: Pengalaman Baru dengan Infinity Display

Author
Irham
Reading time:

Uji Performa

AnTuTu 6

Aplikasi benchmark yang satu ini adalah salah satu yang paling banyak digunakan untuk mengukur kekuatan sebuah perangkat Android. Beberapa hal yang diuji di AnTuTu antara lain User Experience (UX), CPU, RAM, GPU, dan I/O. Semakin tinggi hasilnya, semakin baik.

AnTuTu Galaxy-S8+ AnTuTu 6

Geekbench 3

GeekBench 3 merupakan benchmark cross platform yang mengukur kinerja prosesor sebuah perangkat smartphone, tablet, dan PC. Aplikasi ini menggunakan skenario simulasi real world sehingga mampu menganalisa performa sebuah prosesor saat menggunakan single core atau multi core. Semakin tinggi nilainya, semakin baik.

geekbench-3 Geekbench 3 Single Core Geekbench 3 Multi Core

Geekbench 4

Penerus dari Geekbench 3 ini juga menawarkan benchmark serupa dengan pendahulunya tersebut, tetapi dengan set workload yang berbeda, yang lebih berat. Benchmark ini juga dapat digunakan untuk menguji performa smartphone, tablet, dan PC, serta menyajikan hasil pengujian untuk performa single core maupun multi core. Hasil pengujian Geekbench 4 ini tidak bisa dibandingkan dengan Geekbench 3. Semakin tinggi hasil yang diperoleh, performa yang ditawarkan semakin baik.

Geekbench-4 Geekbench 4 Single Core Geekbench 4 Multi Core

3DMark IceStorm Unlimited

Benchmark ini ditujukan untuk menguji performa dari sistem pada sebuah smarpthone Android dalam menangani pemrosesan grafis. Semakin tinggi hasilnya, semakin baik smartphone tersebut menjalankan proses grafis.

3DMark-Galaxy-S8+ 3DMark

PCMark Work

Aplikasi benchmark ini mengukur performa dan umur baterai pada smartphone maupun tablet Android, lewat pengujian yang berbasis aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan oleh user, bukan algoritma yang bersifat abstrak. Skor yang dihasilkan diklaim mampu mencerminkan performa sesungguhnya dari perangkat tersebut.

PCMark-Work PCMark Work

PCMark Work 2.0

Benchmark ini merupakan perbaikan dari PCMark Work dengan workload yang lebih menggambarkan pemanfaatan smartphone untuk bekerja, lebih berat dari yang disajikan oleh PCMark Work. Pengujian yang dilakukan juga tetap berbasis aktivitas kerja sehari-hari. Skor yang dihasilkan di PCMark Work 2.0 tidak bisa dibandingkan dengan PCMark Work, dan semakin tinggi hasilnya, menunjukkan performa yang lebih baik

PCMark-Work-2

Galaxy S8+ dengan menggunakan SoC Exynos 8895 memiliki peningkatan performa CPU yang cukup tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Dapat dilihat dari hasil benchmark Geekbench 4, pada skor single core dan multi core. Exynos 8895 memiliki performa paling tinggi bahkan jika dibandingkan dengan SoC flagship terbaru dari Qualcomm yaitu Snapdragon 835.

Set workload yang lebih lama pada Geekbench 4, yang tentunya lebih membebani prosesor, memperlihatkan bahwa Exynos 8895 mampu memberikan performa tinggi yang lebih stabil. Terlebih karena SoC ini juga telah menggunakan fabrikasi 10nm, membuatnya memiliki suhu yang lebih dingin sehingga performa SoC ini relatif menjadi lebih tinggi dibandingkan SoC lain, baik dalam Single-Core maupun Multi-Core. Prosesor tidak mengalami penurunan yang banyak, yang biasanya terjadi akibat penaikan suhu setelah kerja yang cukup lama.

Tapi berbeda dengan performa SoC di Geekbench 3 yang memiliki waktu workload lebih singkat, Exynos 8895 terlihat memiliki performa yang lebih rendah dibandingkan dua SoC pembandingnya.

Sementara untuk performa grafis, peningkatan yang dimiliki Exynos 8895 tidak begitu signfikan jika dibandingkan generasi sebelumnya. Berbeda dengan SoC Snapdragon 835, yang mampu menyentuh angka sekitar 40 ribu pada benchmark 3Dmark. Exynos 8895 hanya mampu menyentuh angka sekitar 30ribuan. Kami menguji smartphone ini dengan mode ‘Performance Mode. Meski demikian, dengan performa grafis yang ditampilkan, Smartphone ini sudah cukup nyaman melibas semua aktivitas di smartphone termasuk memutar video beresolusi 4K dan juga game dengan kualtias grafis tinggi.

game2
Game: NBA Live
game-1
Game: World of Tanks Blitz
Load Comments

Reviews

June 16, 2021 - 0

Review Tecno Spark 7 Pro: Murah dan Kencang di Harga Rp 1,8 Jutaan

Uji Performa Benchmark Seperti biasa, untuk menguji performa dari smartphone…
June 9, 2021 - 0

Video Long Term Review Xiaomi Mi 11: Smartphone Xiaomi Terbaik

Awal tahun 2021, Xiaomi akhirnya mengumumkan perangkat Xiaomi Mi 11…
June 5, 2021 - 0

Video Review Poco F3: Smartphone PremiumTermurah dan Kencang!

Poco F3 Sudah mulai dijual resmi di Indonesia. Berawal dari…
June 4, 2021 - 0

Video: Review Live On – Pra-bayar, Paket Kuota Besar, Ga Ribet!

Semua pengguna layanan internet dari operator selular prabayar, tentunya berharap…

Accessories

May 25, 2021 - 0

Review Sudio Nio: Vocal Dominan, Cocok Buat Meeting Online

Earphone TWS ini cocok untuk kebutuhan komunikasi baik saat panggilan…
May 7, 2021 - 0

Review JLab GO Air True Wireless Earbuds: Ringan dan Praktis!

Pengalaman Penggunaan Pairing & Control Untuk pairing atau pemasangan perangkat…
April 22, 2021 - 0

(VIDEO) Review Gaming Cooler, Trigger, dan Kabel Black Shark Terbaru 2021 untuk iPhone & Android

Ketika menggunakan sebuah smartphone, biasanya tidak akan lepas dari yang…
April 19, 2021 - 0

(Video) Review Kiip Wireless Charger: Semua Jadi Satu!

Wireless Charging sangat berpotensi jadi standar teknologi di masa depan,…

Wearables

April 30, 2021 - 0

(VIDEO) Review Bose SleepBuds 2: Kualitas Tidur Jadi Lebih Baik

TWS tapi dipakainya untuk tidur? Ya, Bose Sleepbuds 2 yang…
April 5, 2021 - 0

Review OPPO Enco X: TWS Mantap dari Dynaudio dan OPPO

Oppo baru saja memperkenalkan TWS terbarunya, yang diberi nama sebagai…
April 1, 2021 - 0

Review Huawei FreeBuds 4i: Fitur Lengkap di Harga Rp 1 Jutaan

Tidak sedikit brand smartphone masa kini yang turut mengeluarkan produk…
March 16, 2021 - 0

Review Realme Watch S Pro: Gaya Premium, Tambah Fitur

Pengalaman Penggunaan Sebelum menggunakan smartwatch tentunya kita terlebih dahulu harus…