ByteDance Akuisisi Perusahaan Headset VR Pico

Author
Irham
Reading time:
August 31, 2021

ByteDance, perusahaan induk dimana TikTok bernaung, baru saja melakukan kesepakatan untuk mengakuisisi sebuah perusahaan headset VR bernama Pico. Pico sendiri disebut-sebut sebagai salah satu saingan utama HTC dan Oculus, dengan beberapa produk VR yang telah diluncurkannya seperti Pico Goblin 2 dan Pico Neo 2.

Angka yang disodorkan oleh ByteDance dalam akuisisi tersebut yaitu sebesar 5 milar Yuan atau sekitar Rp. 11 Triliun. ByteDance mengemukakan bahwa Pico memiliki teknologi hardware yang komperhensif serta tim riset dengan keahlian mendalam, dan ini memiliki potensi yang besar untuk membawa perusahaan ke industri VR.

Baca Juga: Facebook meluncurkan aplikasi VR Meeting Horizon Workroom

ByteDance Akuisisi Pico VR Headset

Belum ada informasi, apakah ByteDance akan segera meluncurkan produk dan platform berbasis VR dalam waktu dekat. Namun ByteDance menegaskan bahwa akusisi ini merupakan strategi perusahaan dalam melakukan investasi jangka panjang. Apalagi beberapa  perusahaan besar seperti misalnya Facebook, telah gencar melakukan inovasi di bidang VR.

Baca Juga: TikTok Prediksi Konsep Shoppertainment Mendominasi Periode Mega Sales

Pico sendiri telah berdiri sejak 2015 silam, dimana perusahaan ini memiliki sekitar 300 orang karyawan, yang berkantor di China, AS, Jepang, Korea Selatan dan Spanyol. Beberapa produk headset VR garapan Pico telah memiliki fitur 4K display dengan refresh rate hingga 90Hz, juga dilengkapi kontroler khusus bagi pengguna.

Setelah akuisisi, nantinya Pico masih terus berfokus pada layanan untuk para penggunanya saat ini. Pico sendiri memang saat ini baru hanya mendominasi di pasar Asia, khususnya China.

Namun, bukan tidak mungkin, setelah di akusisi oleh ByteDance, produk platform VR ini akan dapat dipasarkan lebih luas lagi ke seluruh dunia. Atau bisa saja, nantinya ByteDance akan memasukan teknologi VR dari Pico ke platform sosial media terbesar miliknya saat ini yaitu TikTok.

Load Comments

Reviews

January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…
January 7, 2026 - 0

Review ADVAN Macha: Smartphone 5G yang Tipis dan Bikin Kaget?

ADVAN Macha! Ini smartphone kedua yang dihadirkan ADVAN di tahun…
December 23, 2025 - 0

Review OPPO A6x: Smartphone OPPO Rp 1 Jutaan Ternyata Bisa Begini!

Sejak channel ini berdiri, ini pertama kalinya kami membuat video…
December 22, 2025 - 0

Review Huawei MatePad 12X (2026): Tablet Huawei Yang Layarnya Makin Spesial!

Ini adalah Huawei MatePad 12 X Edisi 2026, tablet baru…

Accessories

February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…

Wearables

January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…
November 25, 2025 - 0

Review Soundcore R60i NC: Kemampuan Berkelas Harga Terjangkau!

TWS murah terbaru dari Soundcore, R60i NC! Harga launching-nya cuma…