Review Infinix Note 12 VIP: Desain dan Fitur Premium dengan Charger 120W di Harga 3 Jutaan
Uji Performa
Benchmark






- AnTuTu 8: 298821
- AnTuTu 9: 353380
- Geekbench 5: SC 509/MC 1774
- CPU Throttle Test: setelah pengujian selama 30 menit, terlihat kalau performa bisa dipertahankan di 91%. Kami mencoba mengulang tes ini beberapa kali dan hasilnya memang kurang lebih berada di kisaran 90% tanpa menggunakan fan grip!
- 3DMark Sling Shot Extreme (OpenGL ES 3.1): Graphics Score 2341
- 3DMark Wild Life Stress Test:
- Best Score: 1203
- Lowest Score: 1196
- Consistency: 99.4%
Serupa dengan pengujian stress test untuk CPU, stress test untuk GPU juga menunjukkan kalau performa bisa dipertahankan konsisten tetap tinggi!

- GFXBench T-Rex Offscreen 1080p (OpenGL ES 2.0): 64 fps
- GFXBench Manhattan 3.1 Offscreen 1080p (OpenGL ES 3.1): 25 fps
Gaming

- PUBGM: sayangnya, setting dengan framerate tertinggi yang terbuka hanya Smooth – Ultra dan Balanced – Ultra. Keduanya sudah dipastikan terlalu ringan bahkan untuk kelas performa Helio G96. Jadi, saat kami coba, framerate yang didapatkan rata di 40 fps di setting Balanced – Ultra. Bagaimana dengan aiming menggunakan gyro? Terbilang relatif lancar dan akurat. Ini memang menggunakan hardware based gyro.
- Apex Legends: sama dengan PUBGM, di game ini framerate tertinggi yang bisa diakses hanya 40 fps. Kami mencoba memainkan dua match berturut-turut dengan setting HD, dan hasilnya framerate cukup rata di 40 fps, cukup stabil sekalipun tengah ada aksi adu tembakan yang cukup ramai. Hampir tidak ada penurunan framerate yang terasa mengganggu, game ini bisa dinikmati dengan mulus di kualitas tampilan cukup tinggi.
- Mobile Legends: setting untuk framerate 120 fps terbuka di sini! Namun untuk kualitas tampilan, yang terbuka hanya sampai High saja. Kami coba memainkan 4 match berturut-turut di game ini, dengan setting High – HD dan hasilnya kami mendapatkan framerate di kisaran 90 – 108 fps. Belum bisa mencapai 120 fps, tapi setidaknya sudah terasa smooth karena jalan di atas 60 fps dan cukup stabil, tanpa ada penurunan framerate drastis yang mengganggu. Sayang sekali, setting framerate 90 fps terkunci di sini, padahal menurut kami setting ini yang seharusnya digunakan bila melihat framerate yang kami dapatkan.
- Modern Warships: kami menggunakan setting Medium, dan hasilnya di awal battle saat kondisi masih sepi, framerate bisa mencapai 85 – 90 fps, tapi saat battle sudah dimulai, framerate akan perlahan turun dan stabil di kisaran 50 – 60 fps. Masih terbilang sangat nyaman sekali untuk game yang satu ini.

- Genshin Impact: tentu saja, setting yang kami gunakan adalah Lowest – 60. Saat menjelajahi map, framerate ada di kisaran 40 – 54 fps, sesekali bisa turun sedikit ke bawah 40 fps. Game terasa berjalan cukup nyaman karena framerate tidak naik-turun drastis, terbilang cukup terjaga untuk game seberat Genshin Impact ini. Sementara saat sedang da battle, kami mendapatkan framerate akan turun ke kisaran 30 – 37 fps, sesekali turun ke bawah 30 fps. Hal seperti ini umum terjadi di game ini. Pola framerate seperti tadi terus kami dapatkan sampai sekitar 30 menit kami mainkan game ini. Masih terasa cukup nyaman.

Setelah 30 menit, kami coba mengukur suhu permukaan smartphone dan di sisi depan suhu tertinggi ada di kisaran 40°C – 41°C. Sedikit hangat saja. Sementara untuk sisi belakang, di beberapa titik suhunya mencapai 42°C, dengan rata-rata di permukaan terpanas ada di 41°C. Penyebaran panas terlihat hanya terpusat di area atas smartphone saja, belum rata ke sebagian besar permukaan sisi belakang.

Bagaimana saat menggunakan fan grip? Bisa dikatakan hampir tidak ada perbedaan. Framerate yang kami dapatkan masih ada di kisaran yang sama, yaitu sekitar 40 – 50 fps saat hanya menjelajahi map saja, dan di kisaran 30 – 40 fps saat battle. Sampai 30 menit, framerate seperti itu masih terus kami dapatkan.
Tes Baterai




- Local Video Playback 1080p: sekitar 15 jam. Hasil yang bisa dikatakan agak kurang. Kami berharap setidaknya smartphone ini bisa mencapai 20 jam di tes local video playback ini. Saat memutar video dengan player yang kami gunakan, refresh rate layar tercatat ada di 60 Hz.
- Video Streaming 1080p30 Non HDR: baterai berkurang 4% dalam 30 menit.
- TikTok: baterai berkurang 5% dalam 30 menit.
- Genshin Impact (Lowest – 60): baterai berkurang 13% dalam 30 menit.
Charging: menggunakan 120W Hyper Charge

Untuk mendapatkan kecepatan charging terbaik, kita harus mengaktifkan opsi “Furious Mode” yang ada di Power Marathon di menu setting.
- 0% – 50%: 7 menit
- 0% – 100%: 19 menit saja! Ya, ini masih terbilang sesuai dengan klaim dari Infinix.
Kami coba memantau daya yang digunakan untuk isi ulang di mode ini. Daya tertinggi yang tercatat oleh wattmeter yang kami gunakan ada di kisaran 95 Watt. Cukup tinggi, walaupun memang belum mencapai 120 Watt.
Smartphone tidak benar-benar langsung di-charge dengan daya sebesar itu, tapi perlahan-lahan naik hingga mencapai sekitar 95 Watt. Setelah berapa saat, charging akan turun ke kisaran 70 Watt, lalu turun lagi secara bertahap sampai charging selesai dilakukan. Penggunaan pola seperti itu terbilang wajar.
Sementara saat tidak menggunakan “Furious Mode”, kecepatan charging yang kami dapatkan adalah:
- 0% – 50%:
- 0% – 100%:
Pertanyaan Umum:
- Netflix HD: hanya Widevine L3, streaming hanya bisa resolusi SD saja. Untuk HD, kita harus mendownload dulu konten yang ingin dinikmati.
- YouTube: mendukung streaming sampai QHD/1440p 60 fps. Dukungan HDR belum tersedia.
- Wi-Fi Sharing: tersedia, melalui Personal Hotspot.















