Review Tecno Camon 40: Smartphone Rp 2 Jutaan dengan Fitur AI Segudang
Spesifikasi Internal

- SoC: Helio G100
Ya ya ya, kami tahu banyak dari kalian yang sudah bosan dengan SoC ini. Tapi tidak bisa protes juga, performanya tetap kencang, dan selama harganya bagus, kami tidak ada masalah.
- RAM: 8GB LPDDR4X
- Storage: unit kami ini yang 128GB UFS 2.2
Kalau butuh lebih besar ada juga opsi storage 256GB.

- Baterai 5200mAh
- Wired Charging: 45W
- Wireless Charging: belum bisa, sepertinya ini jatah untuk saudaranya.

Tapi paling tidak tetap ada beberapa fitur baterai yang berguna. Ada Battery Health, ada pengaturan Charging Speed, dan BYPASS CHARGING juga ada.
Untuk Cooling System tidak disebutkan secara spesifik apakah ini vapor chamber atau bukan tapi yang jelas ada beberapa komponen untuk penyebaran suhu seperti di gambar berikut ini.


- Sensor: lengkap dong ya, sensor yang esensial ada semua, gyroscope hardware jelas ada.
- OS: HiOS 15 berbasis Android 15
Untuk update, Infinix menjanjikan 3x Android Update dan 5 Tahun Security Update. Ini termasuk langka di kelasnya, 5 Tahun update itu merupakan komitmen yang luar biasa, apalagi untuk smartphone terjangkau seperti ini.

Untuk tampilan UI nya ada perubahan signifikan. Misalnya panel notifikasi sekarang jadi begini, dan untuk masuk control center tinggal geser kiri kanan seperti ini. Menu di settings terasa lebih rapi. Lumayan refreshing lah jika dibandingkan HiOS sebelumnya.
Terasa sekali transsion group ini mulai berbenah di software.
Untuk iklan gimana? Sejauh ini kami belum menemukan iklan yang mengganggu loh, paling-paling dari notifikasi aplikasi bawaan aja, tapi kalau notifikasi kan mudah ya mematikannya. Untuk bloatware termasuk sedikit, kalaupun ada sebagian besar juga bisa di uninstall.
Untuk fitur AI tidak disangka-sangka ada banyak sekali:
- Ada Ella yang merupakan AI Assistant dari Tecno.
- Ada Call Assistant yang bisa merangkum percakapan kita saat telepon seluler ke dalam bentuk text, bahkan bisa real-time translation.
Jadi jika lagi telpon dengan orang beda bahasa, cukup ucapkan kalimat versi bahasa kita, nanti lawan bicara akan mendengar versi translate ke bahasa mereka.
- Apakah bisa untuk aplikasi telepon lain seperti whatsapp, atau mungkin video call di Google Meet? Bisa!
Nyalain dulu fitur Social Assistant, atur bahasa dan suara kita dan lawan bicaranya lalu tinggal telponan dengan bahasa masing-masing, AI nya yang akan bantu translate.
- Lalu ada Translation Assistant, ini merupakan shortcut untuk translate text yang ada di layar.
Caranya cukup tahan layar pakai dua jari seperti ini di area text yang ingin kita translate, pilih mau di translate ke bahasa apa, beres.
- Ada juga fitur AI Eraser dan AI Extender.
AI Eraser, bisa ngapus objek-objek yang tidak diinginkan lalu bagian kosong akan digambar oleh AI, hasilnya? Lumayan rapi loh ini. Lalu ada AI Extender, ini berguna untuk framing ulang foto kita. Ketika kita zoom out seperti ini jelas akan ada area yang kosong kan, nah ini yang akan digambar oleh AI. Hasilnya juga lumayan rapi.
- Lalu ada lagi AI NOTE, Recording Summary, AI Wallpaper Generator, AI Cutout, Circle to Search juga ada.
Kalau dibahas semua sepertinya akan panjang sekali. Yang jelas untuk dua jutaan, ini salah satu smartphone dengan fitur AI terbanyak. Tecno seperti tidak pakai pilih kasih, meskipun 2 jutaan, dikasih semua fitur AI nya, tidak dipangkas-pangkas. Ya kalau kalian menduga kok fitur AI nya mirip sama saudaranya? Ya namanya juga saudara, apapun strateginya yang penting kita sebagai konsumen bisa ngerasain fitur canggih dan terjangkau kan.
- Fitur Keamanan: In-Display Fingerprint Scanner, Face Unlock.
- Konektivitas:
- 2G, 3G, 4G
- Wi-Fi 5, Wifi Sharing tersedia,
- Bluetooth 5.4
- Bluetooth Codec: ada banyak bisa dilihat aja di menu ini.
- USB OTG jelas bisa
- NFC juga ada
- Untuk display out belum bisa ya, fitur itu biasanya baru kita temukan di smartphone kelas flagship aja biasanya.
Simak pembahasan lengkapnya berikut ini:












