Review Samsung Galaxy Tab S10 FE+: Tablet Flagship Tapi Terjangkau?

Ini adalah Tablet Android kelas Rp 10 Juta yang cocok untuk Produktivitas, Samsung Galaxy S10 FE+. Nah, karena ini Galaxy Tab S Series, jadi tetap masuk dalam keluarga tablet flagshipnya Samsung.
Dan namanya flagship punya banyak sekali fitur:
- Layar besar 13,1 Inci
- Samsung DeX
- IP68
- Fitur AI ada
- Bahkan ada fitur AI yang bisa bantu kita jawab soal matematika!
- Support S-Pen
- Dan langsung hadir dengan OneUI 7 terbaru
- Jaminan update sampai 7 Tahun!

Memang seri FE ditujukan untuk yang mencari pengalaman tablet flagship tapi dengan harga yang lebih murah. Kok bisa lebih murah, apa yang bikin beda? Kalian bisa pelajari lewat review kita kali ini.
Seri FE+ ini hadir sejak S9 series tahun lalu. Kebutuhan konsumen yang ingin dijawab sebetulnya sederhana. Tablet premium, harga lebih terjangkau, layar yang lebih besar dan punya warna bodi yang menarik. Selain FE+ ini Samsung juga menjual versi FE yang lebih kecil dengan layar 10,9 inci. Tapi untuk video ini kita akan lebih fokus bahas yang S10 FE+. Sebagai penerus dari S9 FE+ tahun lalu tentunya ada beberapa peningkatan yang diberikan.
Kita mulai bahas dari paket penjualannya dulu.
Paket Penjualan

- unit tablet Galaxy Tab 10 FE+
- S-Pen
- Kabel USB Type C
- Tray Ejector
- Paket Dokumen
- Keyboard Cover juga sudah termasuk selama periode launch hingga 22 Mei 2025.
Charger memang tidak tersedia di paket penjualan. Tapi dibanding beli S-Pen dan Keyboard Cover sendiri, beli charger harusnya tak seberapa.
Desain Samsung Galaxy Tab S10 FE+


Desain Galaxy Tab S10 FE+ ini dibuat senada dengan Tab S10 diatasnya. Sisi bodinya serba flat yang memang umum digunakan di tablet. Sisi frame dan back cover terbuat dari Aluminium yang kokoh.
- Dimensinya 300,6 x 194,7 x 6 mm.
- Bobotnya di kisaran 660 gram.

Jika dipadukan dengan keyboard case dan S-Pen, total bobotnya jadi kisaran 1kg. Masih diatas 1 kg sedikit, belum tergolong berat, tapi masih mirip dengan laptop-laptop ringan jaman sekarang.
Untuk warna, ada Gray, Silver, dan Blue.

Tablet ini punya IP Rating IP68, yang berarti tahan debu dan aman kalau tercebur ke dalam air. Tapi ini bukan berarti cocok untuk dibawa berenang, jangan! Paling tidak kalau lagi kena hujan, gak sengaja terendam air di dalam tas, tablet ini masih bisa aman.
Sekarang kita lihat detail bodinya.
Dilihat dari kamera selfienya yang di tengah atas, artinya tablet ini ditujukan untuk penggunaan secara horizontal.



Sisi kanan: Satu Speaker dan USB Type-C 2.0
Sisi Atas: tombol power yang sekaligus Fingerprint Scanner, tombol volume, dua microphone, dan Tray untuk Micro SD. Versi yang kami uji ini memang versi Wi-Fi Only, jadi tidak ada tempat untuk Nano SIM di traynya. Di area sekitar slot Tray tadi terdapat juga magnet untuk meletakkan S-Pen.
Sisi Kiri: satu speaker dan microphone
Sisi Bawah: pogo pin untuk koneksi ke Keyboard Cover
Bisa kita lihat tadi kalau speakernya ada dua. Ini salah satu poin yang membedakan dengan Tab S10 yang versi diatasnya yang punya empat speaker. Tp meskipun hanya dua speaker, tapi kualitas suaranya tetap menggelegar. Belum yang super jernih suaranya, terutama kalau musiknya ramai, tapi sudah cukup bagus untuk kelasnya, bass juga masih cukup terasa.
Beralih ke sisi depan:

Layar
- Layar 13,1”, paling besar untuk seri FE
- Panel IPS
- Ini
- Resolusi 2880 x 1800 piksel
- Refresh Rate up to 90 Hz, sejauh pantauan kami, refresh rate nya ini bisa adaptive dari 48 sampai 90Hz.
Samsung mengklaim untuk indoor bisa di 600 nits dengan outdoor di 800 nits. Saat kami uji indoor dengan manual brightness diset 100% kita bisa dapat di kisaran 609 nits. Sementara untuk simulasi outdoor, bisa di kisaran 815 nits, ini bahkan sedikit lebih tinggi dari klaimnya Samsung.
- Untuk opsi warna layar disediakan Natural dan juga Vivid.
Saat kami uji, setting natural lebih diarahkan ke 100% sRGB, cocok untuk editing konten. Yang perlu diperhatikan adalah opsi Vivid. Settingan default nya terasa kurang gonjreng, saat kami uji ternyata color gamutnya masih di kisaran 100% sRGB juga. Cara supaya setting Vivid nya ini terasa gonjreng adalah masuk ke Advanced Settings, dan slider Vividnya dipentokin.
Saat kami uji dengan setting seperti ini baru deh color gamut nya bisa mendekati 100% DCI P3. Lebih tepatnya color gamut coverage di 90,6% DCI P3, dan volume di 97,7% DCI P3.
- Layarnya tentunya support penggunaan S-Pen.


Tapi yang membedakan di FE ini ketimbang versi-versi diatasnya adalah S-Pen disini tidak support BLE atau Bluetooth Low Energy, dan juga tidak ada baterainya. Jadi beberapa fitur spesifik seperti Air Actions tidak tersedia di sini. Tapi untuk pressure level sudah di 4096 pressure level, jadi untuk keperluan menggambar garis tebal tipis juga sudah mencukupi.
Kita lihat di sisi layar tengah atas, terdapat Kamera Selfie.

- Kamera Depan/Selfie 12 MP
- f/2.4
- Video Rec. up to 4K30
- Posisinya yang di tengah atas seperti ini ditujukan supaya saat video call, pandangan mata kita akan sejajar dengan kameranya.
Sisi Belakang:

- Kamera Utama 13 MP, f/2.0, Auto Focus
- Video Recording up to 4K30
- Ada juga LED flash
- Fitur kamera ada beberapa bisa kalian lihat saja di menu kameranya ini.
Sayangnya untuk mode perekaman video 60 FPS belum disediakan di sini dan juga tidak ada kamera ultra wide seperti versi diatasnya.
- Di sebelah modul kamera ada area magnet untuk meletakkan S-Pen.
Jadi bisa pilih, mau taruh disini bisa, atau di sisi atas frame juga bisa. Agak sedikit beda ketimbang S10 versi diatasnya, kalau di sini tidak ada garis penanda posisi S-Pen, jadi untuk awal-awal butuh pembiasaan supaya peletakkan posisi S-Pen nya bisa pas.















