Review Infinix XPAD GT: Tablet Gaming Infinix dengan SoC Premium Snapdragon!
Spesifikasi Infinix XPAD GT

- SoC: Snapdragon 888, dengan fabrikasi 5 nm. Sebelum kalian komentar “bang itu kan SoC gagal, suhunya pasti panas!”. Bentar, kita bakal cek suhunya pas pengetesan benchmark dan gaming
- RAM: 8 GB LPDDR5
- Storage: 256 GB UFS3.1
Tidak ada dukungan untuk Micro SD di tablet ini, jadi tidak ada opsi untuk memperluas kapasitas penyimpanan.

- Baterai: 10.000 mAh
Mendukung charging 33 Watt dan bisa reverse charging sampai 10 Watt.
- Sensor: terbatas hanya di Accelerometer dan light sensor
Konektivitas, ini adalah tablet WiFi only jadi tidak mendukung seluler.

- Wi-Fi 6
- Bluetooth 5.3
- USB 3 Type C dengan dukungan OTG
- Menariknya, Port USB ini bisa dipakai untuk Display out via USB-C.
- ini termasuk fitur yang jarang ditemukan untuk kelas harganya
Sistem keamanan: Tidak ada sistem keamanan biometrik, jadi tablet ini hanya dapat dikunci dengan swipe, PIN, pola, dan password

OS : Menggunakan Android 14 dengan tampilan standar Android, bukan XOS
- OS ini punya tampilan yang bersih
- Karena pakai OS standar, tablet ini jadi minim bloatware dan fitur.
- Tablet ini punya fitur AI seperti Folax yang bisa dipakai sebagai chatbot dan voice assistant
XPAD GT Keyboard dan X Pencil
Infinix juga menyertakan aksesoris tambahan berupa XPAD GT Keyboard dan Stylus X Pencil untuk tablet ini.

Keyboard ini memiliki sistem magnetik yang sangat kuat, sehingga tablet dapat menempel ke keyboard dengan baik. Untuk kenyamanan mengetik, keyboard ini punya ukuran tombol yang kurang lebih mirip dengan keyboard laptop 14 inch pada umumnya. Secara mengejutkan, travel distance dari keyboard ini cukup dalam yang membuat pengalaman mengetiknya cukup nyaman. Sementara untuk touchpad, posisinya cenderung center to body, Jadi tangan bisa menyentuh area touchpad saat mengetik.
Dari pengalaman kami, saat mengetik ketika telapak tangan tidak sengaja menyentuh area touchpad, kursor tidak bergerak. Jadi sepertinya touchpad ini sudah punya mekanisme palm rejection.
Beralih ke X Pencil, berwarna putih dan ukurannya terbilang pas dengan tablet ketika dipasang di tempatnya Stylus ini dapat diisi dayanya melalui port USB-C. Untuk charging secara magnetik sayangnya belum bisa. X Pencil ini sudah mendukung pressure level, jadi kita bisa mengatur ketebalan garis saat menggambar.
Sayangnya tidak ada informasi resmi terkait tingkat pressure level dari stylus ini. Feel saat menggunakan stylus ini untuk menggambar sudah cukup nyaman dan minim delay. Sebagai catatan, X Pencil tidak dapat bekerja saat refresh rate layar diatur di 144Hz.
Simak pembahasan lengkapnya berikut ini:















