Review vivo X300: Non-Pro Naik Kelas!
Spesifikasi vivo X300

- SoC: Dimensity 9500, SoC yang sama dengan yang digunakan oleh vivo X300 Pro.
Ini SoC premium terbaru dari Mediatek, dengan performa yang tentunya tinggi sekali. Salah satu SoC terkencang yang ada untuk smartphone saat ini. Ada juga V3+ Imaging Chip besutan vivo. Ini untuk menghadirkan professional-grade imaging.
- Sistem pendingin menggunakan Efficient Cooling System, dengan VC yang ditingkatkan kemampuannya dengan high-tech ice vein capillary core.

- RAM dan Storage: unit yang kami uji ini menggunakan RAM 16 GB dan storage 512 GB.
- Mendukung Extended RAM sampai +16 GB.
- Ada juga varian lain, dengan RAM 12 GB dan storage 256 GB. Kalau varian yang satu ini Extended RAM-nya sampai +12 GB.
- RAM menggunakan LPDDR5X Ultra, sementara storage menggunakan UFS 4.1.

- Baterai: 6040 mAh BlueVolt Battery, lebih besar dari baterai yang ada di vivo X200, padahal ukuran bodi smartphone baru ini lebih ringkas.
- Menggunakan 4th-Gen Silicon Negative Electrode
- Ada dukungan 90W FlashCharge dan 40W Wireless FlashCharge
- Ada juga dukungan Bypass Charging with Smart Temperature Control
- Sensor: Accelerometer, Hardware Gyro, Light Sensor, Proximity Sensor, Multispectral Sensor, Flicker Sensor, Color Temperature Sensor, dan sebagainya.

- Konektivitas: vivo menyebutkan ada AI SuperLink yang terintegrasi dengan chip komunikasi dari vivo. Ini disebut membuat kemampuan smartphone menangkap sinyal jadi lebih baik. Bahkan di tempat-tempat yang umumnya sulit mendapatkan sinyal yang baik, seperti di basement.

-
- 5G, tentunya juga mendukung 2G, 3G, dan 4G. Ada juga dukungan untuk eSIM.
- Wi-Fi 7 Dual Band
- Bluetooth 6. Minimal ini sudah mendukung SBC, AAC, LDAC.
- NFC ada, dan seperti biasa, di smartphone vivo ini bisa untuk emulasi access card
- USB 3.2 Gen 1 dan tentunya ini mendukung USB OTG.
Tersedianya USB 3.2 Gen 1 ini juga membuat smartphone ini bisa menawarkan display out lewat USB C.
- Keamanan: 3D Ultrasonic Fingerprint Scanning, Face Unlock

- OS: OriginOS 6, dengan basis Android 16
- Ini OS baru ya, yang menggantikan Funtouch OS yang sudah bertahun-tahun digunakan di produk vivo.
- Tentunya ada beberapa perubahan tampilan di OS baru ini, seperti di Control Center, Notification Center, Background Apps dengan gaya stacked, dan sebagainya.
- OriginOS 6 ini menjanjikan Smooth Experience, dengan tampilan animasi yang lebih mulus. Ada juga janji kalau kita bisa membuka dan menggunakan banyak aplikasi sekaligus dengan mulus-lancar.
- Ada janji update versi Android 5x, dengan security update sampai 7 tahun. Cukup panjang ya.
- Secara standar, ada beberapa aplikasi pihak ketiga yang jadi bawaan di OriginOS 6. Kalau tidak dibutuhkan, aplikasi tersebut bisa dihapus dengan mudah.
- Beberapa fitur menarik dari FunTouch OS juga tetap dipertahankan di OS baru ini, salah satunya Bypass Charging.
- Ada Always on Display? Bahkan ada mode All Day juga, yang berarti ini bisa benar-benar “Always On”, bukan yang cuma beberapa detik atau yang harus disentuh dulu supaya tampil.
Untuk fitur di OriginOS 6 ini, ada beberapa yang menarik untuk dibahas:

- Origin Island, ini adalah “island” yang bisa muncul di sekitar punch hole kamera selfie. Ada beberapa fungsi yang bisa diakses dari Origin Island ini:
- Drag & Go, ini bisa kita gunakan untuk mengoper konten yang ada di layar ke aplikasi yang di-pin ke Origin Island.
Misalnya, kalau mau upload foto ke feed di Instagram langsung dari Albums, tinggal tekan dan foto tersebut, lalu drag ke arah punch hole, dan arahkan ke Instagram di island yang muncul.
- Lalu ada Status Island, ini bisa menampilkan notifikasi dari suatu aplikasi sebagai floating island agar kita bisa melihat informasi dari aplikasi tersebut secara cepat.
Misalnya, saat memutar lagu dari YouTube Music, akan muncul island seperti ini, yang bisa menampilkan progress bar dan panel pengendalian.
- Lalu, ada juga Suggestion Island, yang bisa menampilkan saran untuk penggunaan fitur atau fungsi tertentu yang terkait aktivitas yang kita lakukan di smartphone.
Misalnya saat ada di meeting online, island bisa menampilkan saran agar kita mengaktifkan fitur AI untuk translate atau summary isi meeting kita.

- Ada Office Kit, ini untuk menghubungkan smartphone ke PC Windows atau Mac. Kalau sudah terhubung, kita bisa transfer file dengan mudah, me-remote PC kita dari smartphone, menampilkan screen mirror dari smartphone kita ke PC, sinkronisasi notes, sharing clipboard, dan sebagainya.
- Ada juga Private Space, ini bisa digunakan untuk beberapa hal, termasuk mengamankan file-file penting, memisahkan aplikasi yang terkait pekerjaan dengan aplikasi hiburan, sampai untuk fitur parental control.
Intinya, kita bisa membatasi akses ke file dan aplikasi di smartphone ini dengan mudah.
- Lalu, untuk pengguna iPhone, ada juga iPhone One Tap Transfer, untuk mempermudah beralih dari iPhone ke vivo X300 Series.
- Beberapa fitur lain seperti Flip Card dan Video Editor yang mumpuni juga tersedia di Origin OS ini.
Fitur AI tentunya juga tersedia di vivo X300 ini. Sudah banyak ya. Ada yang terkait dengan kamera dan imaging, ada juga yang terkait produktivitas.
- Misalnya ada AI Eraser, AI Subtitles, AI Live Call Translation, dan sebagainya.
- Fitur dari Google seperti Gemini dan Circle to Search tentunya juga tersedia.
- vivo juga menyediakan asisten digital Dola sebagai aplikasi bawaan di smartphone ini.
Simak pembahasan lengkapnya berikut ini:













