Alami Luka Bakar, Pengguna Apple Watch Ajukan Tuntutan Hukum
Seorang pengguna Apple Watch mengaku mengalami luka bakar di pergelangan tangan akibat perangkat tersebut, dan mengklaim proses penanganan dari Apple berjalan sangat berlarut-larut hingga hampir enam bulan tanpa kejelasan.

Kisah ini dibagikan oleh pengguna Reddit dengan nama akun “Southern_Chest_9084”. Ia menceritakan bahwa insiden terjadi pada 24 September 2025 saat dirinya sedang duduk dan bekerja menggunakan laptop. Tiba-tiba ia merasakan panas yang sangat kuat di pergelangan tangan, tepat di area tempat Apple Watch dipakai.
Ajukan Komplain Namun Proses Berbelit
Ketika jam tangan itu dilepas, ia menemukan bekas luka berbentuk seperti jam di pergelangan tangannya. Luka tersebut disebut memiliki lepuhan, terasa sangat sakit, dan memperlihatkan kerusakan pada kulit.

Menurut pengakuannya, proses mencari bantuan dari Apple Support justru menjadi pengalaman yang melelahkan. Ia menyebut harus menjalani banyak panggilan telepon, chat, dan email dengan berbagai advisor berbeda, sambil berulang kali menjelaskan kejadian yang sama.
Waktu tunggu untuk berbicara dengan staf dukungan juga disebut cukup lama, bahkan bisa mencapai sekitar 30 menit hanya untuk tersambung ke perwakilan layanan pelanggan.
Dalam salah satu percakapan, seorang staf dukungan dilaporkan menolak kemungkinan bahwa Apple Watch dapat menyebabkan luka bakar. Staf tersebut menyebut kemungkinan masalah berasal dari alergi kulit pengguna.
Baca Juga: Apple Turunkan Komisi App Store di China, Tarif Standar Kini 25% • Jagat Gadget
Padahal menurut pemilik perangkat, tim dukungan sebelumnya telah meminta berbagai proses diagnostik. Ia juga diminta mengirim Apple Watch tersebut ke Irlandia agar dapat diperiksa oleh tim engineer.
Masalah lain muncul ketika pengguna meminta perangkat dijemput dari rumah karena Apple Store terdekat berjarak sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan. Salah satu perwakilan sempat menyetujui permintaan tersebut, tetapi setelah itu komunikasi disebut terputus tanpa tindak lanjut.
Saat mencoba mengajukan permintaan yang sama kepada perwakilan lain, ia justru mendapat jawaban berbeda. Ia diberi tahu bahwa kebijakan Apple tidak menyediakan layanan penjemputan perangkat dari rumah.
Akhirnya pengguna memutuskan datang langsung ke Apple Store. Namun ketika tiba di lokasi, staf toko disebut tidak mengetahui kasus yang sedang ia alami dan hanya menyebut kemungkinan masalah sensitivitas kulit.
Komplain Soal Apple Watch Tidak Ditanggapi, Berakhir ke Hukum
Hingga 14 Maret, atau hampir enam bulan setelah insiden, pengguna tersebut mengatakan masih belum mendapatkan penyelesaian yang jelas. Ia merasa diabaikan dan terus dipindahkan dari satu advisor ke advisor lain tanpa penyelidikan yang benar-benar tuntas.
Karena merasa prosesnya tidak kunjung selesai, ia juga mempertimbangkan kemungkinan mengambil jalur hukum.
Beberapa pengguna lain di kolom komentar Reddit bahkan menyarankan untuk mencoba menghubungi CEO Apple, Tim Cook, melalui email karena cara tersebut kadang mempercepat penanganan kasus tertentu.
Kalau kalian menggunakan smartwatch setiap hari, pengalaman seperti ini tentu memunculkan pertanyaan menarik. Seberapa sering insiden serupa benar-benar terjadi, dan bagaimana seharusnya perusahaan merespons laporan pengguna yang menyangkut potensi risiko perangkat?















