Meta Hendak Perluas Produk AI Wearable Miliknya

Meta dilaporkan tengah memperluas strategi perangkat wearable berbasis AI miliknya, dengan setelah mengembangkan kacamata pintar dan sejumlah perangkat keras lainnya, kini akan mencoba dihadirkan dalam rupa perangkat liontin.
Menurut laporan dari The Information, melansir NotebookCheck, Meta sedang mengembangkan liontin dengan AI yang baru, dengan rencana uji coba pertamanya akan dimulai pada tahun depan. Walau terdengar unik, ini bukan pertama kalinya Meta mencoba mengembangkan berbagai perangkat wearable AI yang berbentuk tidak biasa.
Setelah mengakuisisi Limitless, perusahaan yang menciptakan perangkat Pendant, Meta pun dilaporkan hendak mengembangkan produk pintar wearable lainnya seperti misalnya mikrofon Bluetooth berbentuk klip yang bisa dipasang di kemeja atau dikenakan sebagai kalung, sehingga memungkinkan pengguna untuk mendengarkan atau merekam perbincangan sepanjang hari untuk menghasilkan ringkasan, transkripsi, dan basis data yang dapat dicari.
Selain perangkat pintar berbentuk kalung, Meta juga dilaporkan akan mengembangkan kacamata pintar model terbaru dengan kode nama “Modelo”, “Luna”, dan “RBM2 Refresh”. Model-model ini akan diluncurkan dalam beberapa bulan ke depan. Sementara model lain yang diberi nama “Mojito VIP” baru akan diluncurkan sekitar bulan Desember mendatang.
Tak hanya itu, Meta juga tengah menguji coba kacamata “supersensing” terbarunya yang kamera dan sensor yang selalu aktif, yang disebut “Artemis” dan “SSG”. Perangkat baru ini dikatakan didukung oleh model AI Meta dan oleh Hatch, agen AI yang belum diluncurkan.
Perusahaan juga berencana untuk menawarkan layanan berlangganan untuk bisnis yang diberi nama “Wearable for Work” dengan tujuan memperluas penggunaan model AI-nya dan mendorong pelanggan untuk membayar langganan mereka. Meta menargetkan penjualan hingga 10 juta unit wearable pada paruh kedua tahun 2026.














