Review 2-in-1 Android Lenovo Yoga Book
Baterai

Berdasarkan pengujian PCMark Work Battery Life, Yoga Book hanya bisa menawarkan masa pakai sekitar 7 jam 4 menit saja. Angka ini terbilang rendah, terutama bila melihat klaim Lenovo yang menyebutkan baterai di 2-in-1 ini bisa bertahan untuk pemakaian hingga lebih dari 15 jam. Kami sempat mengulang PCMark Work Battery Life ini beberapa kali, dan seluruhnya menunjukkan hasil yang konsisten, di kisaran 7 jam 1 menit – 7 jam 4 menit.

Beralih ke tes baterai dengan video. Kami memutar video 720p yang di-loop dari kondisi baterai penuh hingga habis, sembari memantau penggunaan baterai dengan Battery Log. Berdasarkan log aplikasi tersebut, baterai dari Yoga Book hanya bisa bertahan selama 7 jam 50 menit. Capaian ini juga masih jauh di bawah klaim 15 jam lebih dari Lenovo.

Beralih ke pengisian baterai, kami melakukan pengujian isi ulang baterai dari kondisi minimal, sekitar 2%, hingga 100%. Untuk isi ulang daya baterai, kami menggunakan charger bawaan di paket penjualan 2-in-1 ini. Waktu yang dibutuhkan untuk pengisian ulang daya di 2-in-1 ini mencapai 3 jam 40 menit. Waktu itu terlihat cukup lama, tetapi melihat kapasitas baterai 8500 mAh dari perangkat ini, waktu itu bisa dikatakan cukup singkat.
Kamera
Hasil Foto Kamera Utama
Kemampuan kamera utama di Yoga Book ini terlihat tidak terlalu baik, dengan kualitas hasil foto yang sekedarnya saja. Fitur untuk kamera utama di 2-in-1 ini juga minim fitur, termasuk tanpa hadirnya flash. Selain itu, penempatan kamera utama di 2-in-1 ini juga akan menyulitkan pengguna, karena pengguna harus terlebih dahulu melipatnya ke “Browse Mode”, kemudian memutarnya untuk menyesuaikan pengangan agar tangan tidak menutupi kamera.
Mode yang disediakan Lenovo untuk kamera di Yoga Book ini juga terbatas. Selain foto dan video standar, Lenovo hanya menyediakan mode Panorama, Action Shot, dan Smart Capture. Action Shot memungkinkan pengguna menangkap gerakan suatu objek dengan latar belakang tetap, sementara Smart Capture dapat dimanfaatkan untuk mengambil foto kartu nama, presentasi, atau konten di papan tulis dengan cepat. Panorama, seperti namanya, memungkinkan pengguna mengambil foto panorama.
Hasil Foto Kamera Depan
Beralih ke kamera depan, atau kamera selfie dari 2-in-1 ini. Lenovo tampaknya lebih menujukan kamera depan di Yoga Book untuk video call, sehingga mereka hanya menyediakan kamera 2 MP saja, yang memang terbilang cukup untuk video call. Kualitas foto dari kamera ini terbilang juga biasa saja, tidak istimewa, dan fiturnya juga sangat terbatas sekali.
Konfigurasi Kamera
Konfigurasi parameter pemotretan di kamera di Lenovo Yoga Book terbilang minim. Tidak ada pengaturan manual sama sekali untuk foto yang diambil, termasuk untuk ISO. Hanya ada fitur slider yang bisa digunakan untuk mengatur exposure. Sementara untuk opsi konfigurasi, hanya ada pilihan untuk mengubah resolusi foto, mengaktifkan tag lokasi, mengatur countdown timer, menampilkan grid line, dan denoiser yang bisa membantu mengurangi noise dari foto yang diambil.
Halo Keyboard dan Create Pad
Seperti yang kami bahas sebelumnya, perangkat Yoga Book ini dilengkapi dengan input unik, yang bisa berubah mode antara keyboard virtual dan drawing pad. Peralihan antara kedua mode tersebut dapat dilakukan dengan menekan shortcut yang ada di kanan bawah layar atau tombol virtual di bagian kanan atas sisi non-layar. Lenovo juga mendesain 2-in-1 ini agar secara otomatis mematikan input saat pengguna melipatnya perangkat ke Watch Mode atau Browse Mode.

Terkait Halo Keyboard, selama kami mencoba perangkat input tersebut, kami merasakan kenyamanan yang lebih bila dibandingkan dengan keyboard virtual di layar tablet. Namun, karena keyboard ini tetaplah sebuah keyboard virtual, feel yang kami dapat tetaplah tidak sebaik saat menggunakan keyboard yang sesungguhnya. Kami tetap beberapa kali mengalami kesalahan penekanan tombol.


Sementara untuk Create Pad, kombinasinya dengan Real Pen bisa dikatakan menghadirkan drawing pad yang cukup berkelas ke 2-in-1 dari Lenovo ini. Ketika digunakan untuk menggambar, akurasi yang diberikan sangatlah baik, terlebih lagi Real Pen dilengkapi dengan kemampuan untuk mengatur ketebalan goresan secara otomatis berdasarkan kekuatan penekanan stylus ke permukaan. Hadirnya opsi penggunaan mata pena dengan tinta dan Book Pad juga membuat pengguna dapat dengan mudah mengubah karya mereka langsung ke wujud digital.
Selain menggunakan Real Pen di Create Pad, Lenovo juga menawarkan opsi “Any Pen” yang memungkinkan pengguna memanfaatkan stylus apapun untuk menggambar dengan Yoga Book ini. Fitur “Any Pen” ini hanya berlaku untuk menggambar di layar, bukan di Create Pad. Selain itu, berdasarkan pengujian kami “Any Pen” ini juga menawarkan akurasi di bawah kombinasi Real Pen dan Create Pad.
- Lenovo Yoga Book - Android: Desain & Spesifikasi
- Spesifikasi & Pengujian Performa
- Pengujian Baterai & Kamera
- Kesimpulan
























