Review Samsung Galaxy Tab S8 WiFi: Tablet Premium Samsung Termurah
Pengujian Performa
Benchmark


- Antutu 9.2.9: 877963
Benchmark dites di suhu ruangan AC normal di Indonesia, kisaran 25°C. Karena penasaran kita coba masukin kulkas.
- Antutu 9.2.9, kulkas: 877963
Ternyata tidak bisa lebih lagi, potensi maximumnya seperti ditahan oleh Samsung.





- Geekbench 5: SC 1220, MC 3262
- 3D Mark Slingshot Extreme Unlimited, Graphics Score: 15541
- 3D Mark Wild Life Stress Test
- Best Loop Score: 8980
- Lowest Loop Score: 6207
- Stability: 69.1%
- GFXBench 1080p Car Chase Offscreen: 91 FPS
- GFXBench 1080p Manhattan 3.1 Offscreen: 161 FPS
- GFXBench 1080p T-Rex Offscreen: 402 FPS
- CPU Throttling Test: 88%



Hasil benchmark ini menunjukkan, kalau performanya ini memang performa kelas flagship, jelas lebih tinggi ketimbang pendahulunya si Tab S7 series yang pakai Snapdragon 865+, tapi ini bukan Snapdragon 8 Gen 1 paling kencang. Samsung memutuskan untuk “main aman” dengan processor satu ini, performanya gak dilepas ke potensi tertingginya demi menjaga suhu tetap adem.
Tes Gaming

Genshin Impact
- Setting Highest + 60 FPS
- Performa kita ukur menggunakan WeTest PerfDog, setelah dimainkan sekitar 15 Menit, Jadi kita dalam kondisi sudah mulai sedikit panas.
- Hasil: saat dipakai travelling, kita bisa dapet framerate di kisaran 35-45 FPS. Kalau dipakai battle bisa drop kisaran 25-35 FPS. Kalau skenarionya lebih ringan misalnya battle di domain atau abyss, itu bebannya lebih ringan, bisa mendapatkan fps di kisaran 45-50 FPS.
- Menurut kami, Samsung memilih tuningan “aman”, potensi maksimum Snapdragon 8 Gen 1 harusnya bisa lebih dari ini, tapi dari data clock speed yang kita dapat memang terlihat performanya direm disisi CPU dan GPUnya.
- Untuk yang penasaran soal Game Booster Plus di Samsung, kami juga udah tes. Anehnya kalau di tablet, antara pakai dan tidak pakai, tidak terlihat perbedaan yang signifikan, interpolasi frame juga tidak terlihat ketika pengujian. Berbeda dengan di S22 Ultra yang dampaknya cukup terasa.
Honkai Impact 3
- Setting rata kanan, semua efek nyala, intinya ini setting tertinggi yang bisa kita dapet, sayangnya opsi 90 FPS belum tersedia disini, tapi tidak menutup kemungkinan akan ada setelah update2 berikutnya.
- Hasil: 30-35 FPS, pengalamannya aneh disini, umumnya honkai gak kena limit performa, tapi disini gameplaynya agak kurang mulus. Dilihat dari data tesnya, clockspeed cpu dan gpunya memang rendah sekali saat menjalankan game ini. Selain dari Samsung memang menurunkan performanya, sepertinya ada peran optimisasi dari Mihoyonya juga karena ini SoC baru, soalnya di Genshin bisa lebih dari 30 FPS kok.
PUBGM
- Setting Max: HDR Extreme / UltraHD Ultra, setting 90 FPS belum tersedia sampai saat video ini dibuat
- Kita coba setel di HDR Extreme, di sini kita masih bisa mendapatkan hasil 60 FPS tanpa framedrop yang mengganggu.
- Gyro aman dan lancar.
Modern Warships
- Setting Ultra + 120 FPS + Semua efek nyala, kita dapet di kisaran 50-60 FPS. Ini setting paling tinggi yang bisa didapet dan tak disangka-sangka masih terhitung lancar.
- Kalau mau mendapatkan di atas 60 FPS, setting memang harus diturunkan.
Mobile Legend
- Setting graphics High, untuk framerate sayangnya opsi diatas 60 FPS belum di buka disini. Hasilnya enteng, bisa mendapatkan 60 FPS rata. Setting grafis dan framerate lebih tinggi di game ini biasanya tinggal tunggu update saja.
Asphalt 9
- Sayangnya setting 60 FPS belum tersedia, developer game sepertinya masih butuh waktu buat penyesuaian dengan SoC baru ini. Untuk sekarang hasilnya hanya di 30 FPS saja, tetep terhitung lancar, tapi kalau yang sudah terbiasa dengan 60 fps mungkin akan lumayan terasa bedanya.
- Kalau mau game balap yang telah mendukung fps tinggi bisa coba Real Racing 3.
Real Racing 3
- Game ini bisa berjalan 120 FPS mulus.

Bang Dream
- Game rythm yang satu ini kami coba karena lumayan banyak yang menanyakan, apakah kalau main game ini akan ngalamin stutter random atau sejenisnya?
- Selama pengujian, game ini mulus dan lancar untuk dimainkan.
Untuk kesimpulan performa gamingnya, mirip seperti di benchmark, Samsung memutuskan menahan potensi maksimum performa SoCnya, ditambah beberapa developer game masih butuh waktu untuk penyesuaian dengan SoC baru ini.
Apakah Galaxy Tab S8 ini perangkat untuk main game mobile paling enak untuk saat ini? Kita bisa bilang belum. Apakah performanya udah cukup kencang untuk mayoritas pengguna? Kami bisa bilang, ya. Apakah ada potensi pengalaman gamingnya bisa lebih baik ke depannya? Ya, jika ada update dari Samsung dan Developer Game, tentunya bisa lebih baik lagi, kita sudah merasakan itu di perangkat Samsung sebelumnya.
Dari segi ukuran bodi buat main game, tablet 11 inci ini terbilang masih cukup nyaman dimainkan pakai tangan walaupun idealnya dimainkan sembari ditaruh di atas meja.
Suhu Gaming

Genshin Impact 30 Menit, Wifi, Brightness 50%
Highest 60 FPS
- Layar: 28-37°C
- Bodi Belakang: 29-39°C
Lowest 60 FPS
- Layar: 27-34°C
- Bodi Belakang: 27-36°C
Baterai

Video Playback 1080p local:
- Refresh Rate Adaptive, ini adalah setting defaultnya, ketika masuk video player, dia bisa otomatis pindah dari 120Hz jadi 60Hz, jadi refresh ratenya terbukti adaptive.
- 01:32 – 20:51 = 19 Jam 19 Menit
Ini adalah hasil yang cukup awet untuk standard tablet yang layarnya sebesar ini.

Video Playback 1080p, Youtube
- 30 Menit hanya berkurang 3%

Tiktok 30 Menit
- Baterai berkurang 5%

Genshin Impact
- Digunakan 30 Menit, Highest 60: 12%
- Digunakan 30 Menit, Lowest 60: 10%
Tes Charging

Charger 25W dari Samsung
- 0-50%: 16:31 – 17:09 = 38 Menit
- 0-Full: 16:31 – 17:53 = 1 Jam 22 Menit
Charger 25W dari Acmic
- 0-50%: 10:02 – 10:55 = 53 Menit
- 0-Full: 10:02 – 11:50 = 1 Jam 48 Menit
Mengingat harganya yang cukup terjangkau, ini bisa jadi alternatif yang baik ketimbang beli charger Samsung non-asli.
Charger 65W ASUS, ternyata cocok juga dengan Samsung karena sama-sama pakai PD.
- 0-50%: 13:40 – 14:15 = 35 Menit
- 0-Full: 13:40 – 14:57 = 1 Jam 17 Menit


Pengujian Extra
- Netflix: L1, tapi tanpa dukungan HDR
- Youtube HDR: bisa
- Haptic Feedback: tersedia dan kualitasnya kelas flagship disini. Mesin getar biasanya tidak dipakai di tablet kelas menengah dan itu wajar, tapi karena ini tablet kelas flagship, Samsung tidak melewatkan komponen yang satu ini.













