5G Private Network Bakal Beri Perubahan Besar di Industri

Author
Irham
Reading time:
June 9, 2022

Qualcomm Indonesia bersama dengan KataData, menggelar webinar 5G Private Network sebagai Game Changer bagi Kota Industri. Dalam webinar tesebut membahas mengenai Kehadiran teknologi 5G diperkirakan akan memberikan perubahan besar bagi industri Indonesia di tengah Revolusi Industri 4.0.

Hadirnya 5G serta gerakan Revolusi Industri 4.0, memberikan peluang untuk merevitalisasi sektor manufaktur, sekaligus sebagai upaya mempercepat pencapaian visi Indonesia menuju 10 besar ekonomi dunia pada tahun 2030. Ini dilakukan dengan pemanfaatan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), wearables, robotika canggih, dan 3D printing.

5G Private Network webinar

Telekomunikasi 5G mampu mentransfer data lebih besar, lebih cepat, stabil dan aman, membuka kemungkinan makin banyak perangkat yang terhubung melalui internet dan meningkatkan otomasi industri.

Selain membuka peluang atau use cases baru di segmen B2C, implementasi 5G juga akan banyak bermanfaat di segmen enterprise (B2B), sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan perekonomian nasional.

“Kita perlu tahu bahwa karakteristik dari 5G ini secara teknologi di awal memang banyak mempromosikan mobile broadband. Tapi sebetulnya, tujuan utama tidak ke sana. Tujuan akhir dari 5G adalah network slicing yang mendukung layanan machine-to-machine dan low latency yang bisa dimanfaatkan untuk aplikasi atau layanan lainnya dalam mendukung kegiatan industri,” kata Aju dalam webinar 5G Private Network sebagai Game Changer bagi Kota Industri oleh Qualcomm bekerja sama dengan Katadata, Selasa (7/6/2022).

Namun dalam implementasinya akan banyak tantangan yang hadir. Tentunya tidak mudah untuk mengelola jaringan yang makin kompleks, di mana makin banyak perangkat saling terhubung. Dibutuhkan volume lalu lintas data yang sangat besar dan berjalan begitu cepat, agar bisa terus bekerja optimal dan aman.

Vice President Network Architecture and Design Telkomsel, Marfani Hasan mengakui, ekosistem Indonesia memang belum sepenuhnya siap untuk mengadopsi teknologi 5G. Namun, pihaknya selalu berusaha mengadakan workshop maupun sosialisasi, khususnya kepada kalangan BUMN dan UMKM, terkait manfaat yang bisa mereka dapatkan dari teknologi 5G tersebut.

Marfani mengatakan, dengan edukasi yang benar, penerapan teknologi diharapkan bisa memberi dampak yang signifikan bagi industri, masyarakat, maupun efisiensi perusahaan Telkomsel sendiri.

“Kita berusaha untuk tetap mendorong lewat projek-projek katalis 5G, misalnya seperti yang telah kami lakukan bersama Freeport. Dan kita juga sudah mulai ada pembicaraan dengan teman-teman di IKN (Ibu kota Negara Nusantara) salah satunya mengenai auto-guided vehicles. Kedepannya, kita akan mengembangkan beberapa hal yang memungkinkan di sana yang sudah tentu membutuhkan jaringan kuat 5G untuk industri,” ujar dia.

Agar lebih optimal, industri bisa memanfaatkan penggunaan teknologi 5G Private Network yang dapat mengatasi permasalahan bandwidth untuk kasus penggunaan latensi rendah yang sangat andal seperti IoT industri dan robotika, dengan kontrol penuh atas data, keamanan, dan jaringan.

Tidak seperti jaringan publik, 5G Private Network dirancang dengan tujuan tertentu yang memungkinkan perusahaan memiliki kendali penuh untuk mendorong peningkatan kualitas, produktivitas, otomasi, dan efisiensi di dalam operasional industri karena bisa disesuaikan dengan kebutuhan pabrik.

Baca Juga: Qualcomm Umumkan Desain Referensi Headset AR Terbaru, Wireless AR Smart Viewer • Jagat Gadget (jagatreview.com)

Country Director Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong mengatakan, “Saat ini penerapan teknologi 5G untuk penggunaan komersial sudah menjadi mainstream mengingat 5G membawa perubahan yang sangat signifikan. Kalau kita lihat secara global, datanya ada 850 juta orang yang baru pertama kali punya akses ke internet dan ini potensial. Kalau kita bisa menangkap potensi ini, maka akan bisa membawa perubahan yang signifikan sebesar USD 3,3 Triliun menambah GDP global pada 2032,” ujarnya.

Saat ini telah bermunculan kawasan industri yang terintegrasi dengan pusat komersial dan area pemukiman. Menjelma sebagai sebuah kota industri “pintar” karena didukung dengan kecanggihan teknologi seperti IoT untuk mengantisipasi salah satu tren industri global yakni peningkatan otomatisasi dan data exchange dalam proses manufaktur, serta jaringan yang andal. Kota industri ini menyediakan seluruh kebutuhan pelaku industri di suatu kawasan dalam sebuah ekosistem yang terpadu.

Selain pengelolaan kawasan industri, penerapan otomasi dan komputasi cerdas juga dapat dilakukan pada pengelolaan kawasan hunian dan sektor usaha yang melibatkan banyak sumber daya dalam suatu aktivitas. Optimalisasi ekosistem digital menjadi kunci pengembangan Industri 4.0.

“Kunci lainnya adalah kolaborasi, baik pemerintah, operator dan juga dari pemain industri teknologi yang mendukung terealisasinya 5G Private Network. Ini memang jaringan yang sangat spesial, karena tidak bisa mengandalkan arsitektur jaringan tradisional saja. Arsitektur hybrid di jaringan operator dengan slicing adalah satu contoh yang bagus, dan yang paling penting adalah spektrumnya,” tutur Shannedy.

Load Comments

Reviews

May 31, 2026 - 0

Review OPPO Find X9 Ultra Resmi Indonesia: Smartphone Terbaik OPPO 2026

Akhirnya OPPO Find X9 Ultra hadir resmi ke Indonesia. Kalian…
May 28, 2026 - 0

Review Haylou Solar Ultra: Smartwatch Keren, Bisa Telepon, Layarnya Terang!

Ini adalah Haylou Solar Ultra, smartwatch Haylou dengan kasta tertinggi…
May 25, 2026 - 0

Review iQOO Z11: Ini Baru Smartphone Baterai Badak!

Baterai smartphone 5000 mAh? Biasa! 7000 mAh? Biasa Nih, iQOO…
May 13, 2026 - 0

Review Shokz OpenFit Pro: TWS Open Ear Terbaik dengan Noise Reduction dan Suara Premium!

TWS Open Ear ini punya Open-Ear Noise Reduction! Unik banget!…

Accessories

March 5, 2026 - 0

Update Produk RAPAtech: Aksesoris Keren! Power Bank Wireless Kencang & Charger dengan Kabel Rollable

Cari charger dan power bank yang mumpuni, aman, kualitasnya terjaga,…
February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…

Wearables

May 28, 2026 - 0

Review Haylou Solar Ultra: Smartwatch Keren, Bisa Telepon, Layarnya Terang!

Ini adalah Haylou Solar Ultra, smartwatch Haylou dengan kasta tertinggi…
May 13, 2026 - 0

Review Shokz OpenFit Pro: TWS Open Ear Terbaik dengan Noise Reduction dan Suara Premium!

TWS Open Ear ini punya Open-Ear Noise Reduction! Unik banget!…
May 12, 2026 - 0

Review HUAWEI Watch FIT 5 Pro: Wearable Pertama yang Bisa Pantau Risiko Diabetes!

Ini adalah Huawei Watch Fit 5 Pro, smartwatch Huawei dengan…
March 15, 2026 - 0

Review Galaxy Buds4 Pro: TWS Samsung Terbaik 2026: Makin Hebat, Makin Canggih!

Ini adalah TWS Samsung terbaik yang bisa dibeli di awal…