Review Lenovo Idea Tab Pro Gen 2: Komplit, Kencang, Tablet Layar Besar dgn Harga Menarik!

Tablet Android layar besar, kencang, paket lengkap dengan stylus dan keyboard, tapi harganya masih di bawah Rp 10 juta? Memangnya ada? Ada nih!
Ya, ini Lenovo Idea Tab Pro Gen 2!
Layarnya 13”, 3.5K! Refresh rate 144 Hz! Nyaman banget buat nonton. Kencang juga, dengan SoC Snapdragon 8s Gen 4! Bahkan buat main game berat pun mumpuni banget ini. Buat kerja multitasking? Bisa banget! Ada stylus dan keyboard juga di paket penjualannya, yang tentunya bikin tablet ini bisa jadi teman kerja yang nyaman digunakan! Ada WPS Office PC Level! Aplikasi kerja profesional yang fungsi dan tampilannya mirip banget sama aplikasi versi PC-nya. Tidak ketinggalan, ada juga Lenovo AI juga yang bisa permudah kita dalam berbagai aktivitas.
Tapi, apa semua hal itu bisa bikin tablet ini jadi pengganti laptop?

Lenovo Idea Tab. Ya, ini salah satu lini tablet Android dari Lenovo. Salah satu ya. Sebelumnya, kami sudah sempat bahas tablet dari lini mereka yang lain, ada Yoga Tab dan Legion Tab. Seperti di laptop, Idea Series ini posisinya di kelas yang lebih terjangkau. Jadi, tidak heran ya kalau tablet IdeaTab Pro Gen 2 ini hadir dengan harga yang menarik walaupun apa yang ditawarkan terbilang lengkap.
Kita akan bahas tablet baru ini, mulai dari melihat isi paket penjualannya!
Paket Penjualan

- Unit Lenovo Idea Tab Pro Gen 2
- Charger 45 Watt.
- Kabel USB C to C
- Hard Case
- Keyboard Pack
- Lenovo Tab Pen Plus, lengkap dengan pen tip pengganti
- Paket Dokumen
Sayangnya, Lenovo tidak menyertakan screen protector bawaan untuk layar tablet ini.
Desain Lenovo Idea Tab Pro Gen 2


Untuk desain, ini terlihat fresh ya, khususnya untuk warna Jelly Mint yang kami gunakan untuk video ini. Opsi warna lain ada Luna Grey dan Cloud Grey. Tablet ini juga terasa punya bodi yang tipis.
Dimensinya:

- Lebar: 296.5 mm
- Tinggi: 191.9 mm
- Tebal: 6.2 mm
Bobotnya di kisaran 600 gram. Jadi, untuk tablet dengan layar sebesar ini, bodinya masih terbilang cukup tipis dan relatif ringan.
Tablet ini punya bodi belakang flat, frame flat, dan layar yang flat juga. Tapi, karena ada lengkungan tipis di sudut-sudut frame-nya, tablet ini jadi tidak menimbulkan kesan serba flat.

Kita coba lihat apa yang ada di sekeliling bodi tablet ini, dengan tablet kita pegang di posisi horizontal seperti ini!
- Sisi kanan: dua grill speaker, USB C
- Sisi Atas: area tempat stylus, dua microphone, tombol volume up, dan tombol volume down
- Sisi Kiri: dua grill speaker, tombol power, tray Micro SD
- Sisi Bawah: konektor untuk POGO pin di keyboard pack

Tablet ini terlihat dibekali empat buah speaker, Quad JBL Speakers, dan ini disebut mendukung Dolby Atmos. Kualitas suaranya terbilang memadai. Terasa lebih dominan di mid, dengan bass tipis tapi cukup terasa. Sayangnya memang treble terasa tipis sekali. Bagaimana dengan efek surround Dolby Atmos? Untuk konten yang mendukung, ini memang cukup terasa jelas. Tentunya, ini bisa menawarkan pengalaman yang lebih immersive.

Secara umum, suara terasa relatif rapi, dengan volume yang sudah terbilang lantang. Cocok lah untuk aktivitas hiburan seperti main game, nonton film, atau mendengarkan musik. Selain itu, ini juga akan cocok untuk penggunaan serius seperti saat video call atau video conference.
Sisi Depan:

- Layar IPS 13” PureSight Pro Display
- Panel IPS
- Resolusi 3504 x 2190 px
- Refresh Rate up to 144 Hz. Saat tidak ada aktivitas, refresh rate bisa turun sampai 30 Hz. Sayangnya, di Home Screen dan App Drawer, refresh rate malah sering tertahan di 120 Hz.
- Untuk brightness, saat kami uji, untuk kondisi standar, brightness tertinggi ada di kisaran 625 nit.
Sayangnya, saat kami coba simulasi outdoor, kami tetap hanya mendapatkan brightness sampai kisaran 625 nit. Secara umum ini memang bukan yang super terang, tapi seharusnya brightness di atas 600 nit sudah cukup untuk penggunaan tablet ini di luar ruangan di siang hari.
- Mode Warna Layar, ada dua yang tersedia, yaitu Standard dan Vibrant.
Mode Standard terlihat diarahkan mendekati 100% sRGB. Mode ini akan lebih cocok kalau kita butuh edit warna di foto atau video dengan tablet ini. Sementara untuk mode Vibrant, saturasi warnanya lebih tinggi, mendekati 100% DCI-P3.
- Untuk bezel layar, bukan yang super tipis, tapi terbilang sesuai lah untuk tablet 13”. Bezel ini juga tebalnya relatif simetris di keempat sisi layar.
- Layar ini mendukung input sampai 10 jari.
- Selain itu, tentunya ada dukungan input stylus di layar ini.

Nah, terkait layar, ada varian tablet dengan Matte Edition Display, alias Paper-Like Anti-Glare. Ini menawarkan pengalaman baca dan tulis di layar yang menyerupai pengalaman saat menggunakan kertas. Sesuai sebutannya, layar tersebut juga anti-glare, sehingga isi layar akan mudah dilihat tanpa khawatir terganggu pantulan dari apa yang ada di sekitar kita.
Tapi, untuk pengujian ini, kita pakai versi yang biasa ya, bukan Matte Edition Display tersebut.

- Lalu, masih di sisi depan, ada Kamera Depan 8 MP yang ditempatkan di tengah bezel atas layar saat tablet dipegang di posisi horizontal.
- f/2.0, Fixed Focus
- Perekaman video sampai 1080p30
Sisi Belakang:

- Kamera 13 MP
- f/2.2, Auto Focus
- Perekaman video sampai 4K30
- Kamera ini juga dilengkapi LED Flash
- Sementara untuk fitur kamera, ada: AI Photo dan Documents.
















