Garmin CIRQA Segera Hadir, Garmin Ikutan Bikin Smartband Tanpa Layar?
Garmin tampaknya ikut meramaikan tren smartband tanpa layar. Lewat bocoran terbaru, perangkat bernama Garmin CIRQA muncul dengan desain minimalis yang lebih mengutamakan pemantauan kesehatan dibanding tampilan visual di pergelangan tangan.
Berbeda dari smartwatch Garmin yang identik dengan layar penuh, CIRQA hanya mengandalkan modul kecil berwarna hitam yang dipadukan dengan strap kain. Perangkat ini kabarnya akan tersedia dalam empat pilihan warna, yaitu beige, biru, merah, dan hitam.

Dari sisi desain, Garmin terlihat tetap mempertahankan beberapa ciri khas produknya. Port pengisian dayanya sama seperti smartwatch Garmin saat ini, sehingga pengguna kemungkinan masih bisa memakai charger yang sudah dimiliki. Strap-nya juga menggunakan mekanisme quick release, sehingga peluang menggunakan strap pengganti dari pihak ketiga cukup terbuka.
Hal menarik lainnya ada di bagian belakang perangkat. Empat sekrup yang terlihat pada bodinya mengindikasikan smartband ini bisa dibuka dengan relatif mudah, sehingga penggantian baterai berpotensi lebih praktis dibanding banyak wearable modern yang biasanya dibuat tertutup rapat.
Garmin CIRQA masih menggunakan sensor Elevate 4, bukan Elevate 5 yang sudah dipakai pada smartwatch terbarunya. Jadi Garmin CIRQA kemungkinan tidak memiliki fitur pengukuran suhu kulit maupun ECG.
Baca Juga: Nubia Kenalkan Smartphone AI Agent: NaviX Ultra • Jagat Gadget
Tanpa Layar, Garmin CIRQA Lebih Murah?
Untuk harga, Garmin CIRQA dirumorkan akan dibanderol sekitar 199 Euro atau sekitar Rp 4 jutaan. Ya, meskipun tanpa layar, ternyata secara harga perangkat ini juga masih mirip dengan smartwatch kelas menengah. Tentunya ini menjadi pertimbangan bagi pengguna, dan Garmin perlu menawarkan pengalaman pelacakan kesehatan yang benar-benar unggul agar tetap menarik di mata pengguna.
Kalau benar meluncur dalam waktu dekat, Garmin CIRQA akan menjadi penantang baru di segmen wearable tanpa layar yang selama ini lebih banyak diisi oleh produk seperti WHOOP dan Polar. Menurut kalian, apakah smartband tanpa layar seharga sekitar Rp3 jutaan masih layak dipilih, atau smartwatch dengan layar justru lebih menarik?
















