On-Device ADB di Android Mau Dibatasi Google?

Author
Irham
Reading time:
July 27, 2026

Banyak pengguna Android mungkin tidak pernah mendengar istilah ADB. Namun bagi developer dan power user, fitur ini sangat penting karena memungkinkan berbagai perintah sistem dijalankan tanpa harus melakukan root. Kini, beredar wacana kalau Google sedang mempertimbangkan pembatasan terhadap On-Device ADB, yang bisa berdampak pada banyak aplikasi populer.

ADB Android

ADB atau Android Debug Bridge biasanya digunakan untuk menghubungkan smartphone ke komputer dan menjalankan berbagai perintah sistem. Sementara itu, On-Device ADB memungkinkan proses yang sama dilakukan langsung dari smartphone melalui koneksi loopback (127.0.0.1), sehingga aplikasi dapat berkomunikasi dengan layanan ADB tanpa memerlukan komputer.

Alasan Google Mau Batasi On Device ADB

Alasan Google disebut mau membatasi On Device ADB yaitu karena ditemukannya celah keamanan CVE-2026-0073. Google menilai mekanisme loopback ADB berpotensi menjadi jalur eksploitasi, sehingga sedang mempertimbangkan pembatasan aksesnya.

Jika diterapkan, dampaknya akan dirasakan banyak aplikasi open-source yang biasa digunakan developer seperti Shizuku, App Manager, Canta, aShell, ShizuWall, hingga ShizuCallRecorder. Aplikasi-aplikasi tersebut memanfaatkan On-Device ADB untuk menjalankan fitur tingkat lanjut, seperti mengelola aplikasi sistem, mengubah pengaturan tertentu, dan menjalankan perintah Android tanpa root.

Baca Juga: Galaxy Z Fold8 Series Tidak bisa Instal Benchmark, Benarkah? • Jagat Gadget

Salah satu opsi yang disebut sedang dipertimbangkan adalah membatasi koneksi ADB hanya melalui interface wlan0 atau Wi-Fi. Banyak developer menilai langkah ini terlalu berlebihan karena ADB tetap membutuhkan aktivasi dan persetujuan manual dari pengguna, sehingga tidak bisa dimanfaatkan begitu saja oleh aplikasi berbahaya. Karena itu, muncul usulan agar Google menyediakan toggle permanen untuk mengaktifkan atau menonaktifkan loopback ADB sesuai kebutuhan pengguna.

Langkah Google Perketat Keamanan

Rencana ini bukan pertama kalinya Google memperketat fitur di Android atas nama keamanan. Sebelumnya, perusahaan juga sempat mengungkapkan rencana untuk membatasi sideloading, yaitu pemasangan aplikasi dari luar Google Play. Namun Google menggantinya dengan kebijakan keamanan baru yang mewajibkan verifikasi pengembang dan menerapkan masa tunggu 24 jam untuk instalasi aplikasi dari luar Play Store.

Aturan yang bertujuan mencegah penipuan dan penyebaran malware ini disebut bakal mulai diuji coba September 2026, sebelum akhirnya diterapkan secara global pada tahun 2027. Meski berbeda dengan ADB, kedua kebijakan tersebut menunjukkan Google semakin berhati-hati terhadap fitur yang berpotensi disalahgunakan, meski di sisi lain juga banyak dimanfaatkan oleh developer dan power user secara sah.

Menurut kalian, apakah Google sebaiknya membatasi On-Device ADB demi keamanan, atau tetap memberikan pilihan kepada pengguna?

Sumber 1 | 2

Tags:

Load Comments

Reviews

July 26, 2026 - 0

Review TECNO POVA 8 5G: Tetap Mantap Untuk Standar Tahun 2026!

Smartphone kalian baterai nya 5000 mAh? 6000 mAh? Atau 7000…
July 22, 2026 - 0

Review Lenovo Idea Tab Pro Gen 2: Komplit, Kencang, Tablet Layar Besar dgn Harga Menarik!

Tablet Android layar besar, kencang, paket lengkap dengan stylus dan…
July 18, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Tab Gen 5: Ringkas Tapi Ngebut, Warna Fresh, dgn Fitur Melimpah!

Tablet gaming resmi terkencang saat ini di Indonesia! Lenovo Legion…
July 17, 2026 - 0

Review Moto Razr Fold: Smartphone Foldable Terbaik Motorola 2026

Moto Razr Fold akhirnya resmi masuk Indonesia. Ini adalah smartphone…

Accessories

March 5, 2026 - 0

Update Produk RAPAtech: Aksesoris Keren! Power Bank Wireless Kencang & Charger dengan Kabel Rollable

Cari charger dan power bank yang mumpuni, aman, kualitasnya terjaga,…
February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…

Wearables

July 14, 2026 - 0

Review OPPO Enco Clip2: Modern, Nyaman Dipakai, dgn Suara Berkelas

Ini TWS Open Ear yang Berkelas! Menggunakan Flagship Dual-Drive Acoustic…
June 16, 2026 - 0

Review ADVAN Ultra Watch: Smartwatch ADVAN Paling Canggih dengan Fitur Outdoor Melimpah!

Ini adalah ADVAN Ultra, smartwatch dengan kasta tertinggi dari ADVAN.…
May 28, 2026 - 0

Review Haylou Solar Ultra: Smartwatch Keren, Bisa Telepon, Layarnya Terang!

Ini adalah Haylou Solar Ultra, smartwatch Haylou dengan kasta tertinggi…
May 13, 2026 - 0

Review Shokz OpenFit Pro: TWS Open Ear Terbaik dengan Noise Reduction dan Suara Premium!

TWS Open Ear ini punya Open-Ear Noise Reduction! Unik banget!…