Samsung Akhirnya Pamer Fungsi Intelligent Eyewear, AI Galaxy Kini Tidak Lagi Bergantung pada Layar
Samsung akhirnya menampilkan Intelligent Eyewear ke panggung Galaxy Unpacked di London. Setelah sebelumnya sudah menampilkan desain kacamata serta kerjasama dengan brand kacamata Gentle Monster dan Warby Parker, kini Samsung memamparkan bagaimana AI di dalamnya bekerja sebagai bagian dari ekosistem Galaxy.

Samsung Intelligent Eyewear, Cara Berinteraksi Baru dengan Smartphone
Konsep yang ditawarkan sebenarnya cukup sederhana, pengguna tidak perlu terus menatap layar smartphone untuk meminta bantuan AI. Cukup memakai kacamata ini, Gemini bisa diajak berinteraksi lewat suara dan memahami apa yang sedang dilihat pengguna.

Misalnya saat rapat, kamera pada kacamata dapat menangkap isi papan tulis atau materi presentasi. AI kemudian merangkum poin-poin penting dan menyimpannya ke Samsung Notes agar lebih mudah dibuka lagi setelah rapat selesai.
Baca Juga: Apa Saja Peningkatan Galaxy Z Fold8 Ultra dari Generasi Sebelumnya? • Jagat Gadget
Fungsinya juga mencakup kebutuhan sehari-hari. Intelligent Eyewear bisa merangkum pesan panjang, membacakan informasi penting, menerjemahkan percakapan secara langsung, hingga membantu mencari jalan atau mengenali lokasi di sekitar pengguna.

Samsung juga membuat AI mampu memahami konteks. Jadi saat pengguna berpindah aktivitas, AI bisa melanjutkan percakapan atau pekerjaan sebelumnya tanpa harus mengulang instruksi dari awal. Fitur lainnya adalah live visual sharing. Pengguna dapat membagikan apa yang sedang dilihat saat melakukan panggilan video atau merekam dari sudut pandang mata secara hands-free.

Seluruh pengalaman tersebut ditenagai Snapdragon AR1 Gen 1 Platform dan terhubung dengan Android XR. Samsung mengklaim baterainya mampu bertahan hingga sembilan jam, sementara charging case menyediakan tambahan hingga tujuh kali pengisian penuh.
Perangkat ini dirancang untuk durasi penggunaan hingga 9 jam dalam satu kali pengisian daya. Wadahnya (case) mampu mengisi daya kacamata hingga lebih dari tujuh kali, sehingga mendukung penggunaan selama beberapa hari.
Harga dan jadwal penjualannya masih belum diumumkan. Kalau AI benar-benar bisa bekerja semulus yang didemokan Samsung, apakah kalian tertarik mencoba perangkat seperti ini?
















